Berita

LOMBA MENEMBAK DI LANUD SUPADIO

Dibaca: 6 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Tepat pukul 08.00 WIB Kepala Dinas Logistik (Kadislog) Lanud Supadio Letkol Tek Chandra Komar mewakili Danlanud Supadio Kolonel Pnb Yadi Indrayadi membuka secara resmi perlombaan menembak laras panjang bagi para anggota memperebutkan Piala Danlanud Supadio di Lapangan Tembak Lanud Supadio, Jum,at (12/2).   Perlombaan menembak ini diikuti oleh 8 tim kedinasan antara lain : Satpomau, Dinas Operasi (Disops), Dinas Personel (Dispers), Dinas Logistik (Dislog), Dinas Khusus (Disus), Rumkit, Skadud 1 dan Batalyon 465 Paskhas.  Sebelum pertandingan dimulai dilakukan penembakan sebanyak tiga kali menggunakan senjata SS 1 dengan amunisi peluru hampa oleh Kadislog.

Dalam sambutannya Kadislog mengatakan dalam pertandingan menembak ini harus diutamakan sefety atau keselamatan baik terhadap senjata maupun dengan lingkungan sekitar.   ”Menang ataupun kalah dalam pertandingan adalah hal yang biasa namun keselamatan selama pertandingan merupakan hal yang utama.  Mudah-mudahan pertandingan ini terlaksana dengan baik dan lancar tanpa ada hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelas Kadislog.

Disisi lain, lanjut Kadislog pertandingan ini juga menjaring atau mencari para personel yang berbakat dalam menembak dengan tujuan guna didik atau dilatih sehingga apabila ada perlombaan menembak antar kesatuan Lanud Supadio telah mempunyai para penembak yang handal. 

Baca juga:  Jabatan Komandan Skadik 204 Lanud Sulaiman Diserahterimakan

Sedangkan Kasi Senjata (Kasisen) Dislog Lanud Supadio Kapten Tek Arie Santoso mengatakan pada perlombaan menembak ini tiap petembak dibekali amunisi 15 butir peluru tanpa percobaan.  Namun sebelum menembak lesan para petembak diwajibkan terlebih dahulu menembak plat baja sampai jatuh.    Apabila penembak dapat menjatuhkan plat tersebut  maka mendapat nilai 10.   

Sedangkan senjata yang digunakan, lanjut Kasisen, yaitu Senjata SS 1 buatan Pindad dengan jarak tembak 100 meter sedangkan sikap tembak dibagi dua yaitu : sikap tiarap dan sikap duduk.   Dengan menggunakan peluru  jenis MU-5TJ dengan kaliber 5,56 mm buatan Pindad.

Dalam perlombaan menembak kali ini juara 1 diraih Batalyon 465 Paskhas, juara 2 dari Dinas Logistik sedangkan  juara 3 diraih Satpomau.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel