Berita

Lomba Pidato Bahasa Inggris TNI AU

Dibaca: 449 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Dalam upaya untuk mengembangkan kemampuan dan ketrampilan berbahasa Inggris khususnya dalam berpidato sehingga dapat meningkatkan kesiapan para perwira TNI AU menghadapi berbagai penugasan yang memerlukan ketrampilan berbahasa Inggris dimasa mendatang, TNI Angkatan Udara menggelar Lomba Pidato Berbahasa Inggris.

 

Lomba yang dibagi dalam katagori perwira pertama (Letda sampai Kapten) dan perwira menengah (Mayor dan Letkol) tersebut berlangsung dua hari, babak penyisihan di GOR Ganesha Makodikau tanggal 23 Maret dan final di Auditorium Denma Mabesau tanggal 25 Maret.

 

Setiap peserta menyerahkan naskah pidato bahasa Inggris sebanyak 4–5 halaman kwarto dengan topik “Keberadaan dan Peranan TNI Angkatan Udara Dalam Mengemban Tugas Pokok”. Selain paparan, juga dilakukan tanya jawab oleh Dewan Juri yang berpendidikan luar negeri dan Instruktur Bahasa Inggris serta menghadirkan dua Dewan Juri dari Australia Captain Jon Couper (Royal Australian Army) dan Group Captain Nick Bricknell (The Australian Air Attache).

 

Untuk kategori perwira menengah tampil sebagai juara I Mayor Pnb Wastum (Lanud Iswahjudi), II Letkol Lek H Rujito D Asmoro (Kosekhanudnas I) dan III Mayor Pnb Destianto Nugroho (Skadud 2 Lanud Halim Perdanakusuma). Sedang kategori perwira pertama juara I Kapten Tek Herdian L Tobing (Skadud 15 Lanud Iswahjudi), Lettu Pnb Agus Dwi Aryanto (Skadud 3 Lanud Iswahjudi) dan Lettu Kal Indra Aditya (Koopsau II).

Baca juga:  PIA AG BAKORCAB BOGOR ZIARAH DAN ANJANGSANA DENGAN WARAKAWURI

 

Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat dalam sambutan yang dibacakan Wakil Kasau Marsdya TNI Sukirno saat menutup mengatakan, Lomba Pidato Berbahasa Inggris adalah salah satu kebijakan untuk mempersiapkan para perwira Angkatan Udara untuk menuju “The First Air Class Air Force” karena Bahasa Inggris merupakan salah satu kunci untuk mencapai hal tersebut.

 

“Melalui Bahasa Inggris kita akan dapat mentransfer ilmu pengetahuan, informasi dan teknologi secara lebih handal dan cepat karena sebagian besar sistem persenjataan berasal dari negara Barat yang ditulis dalam Bahasa Inggris”, ungkapnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel