Berita

Mabesau Cilangkap “Kebakaran”

Dibaca: 7 Oleh 26 Nov 2014Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Asap putih terlihat mengepul dari salah satu jendela ruang kerja Gedung B2 lantai 4 Mabesau Cilangkap. Kepanikan seluruh staf gedung B 2 Mabesau tidak terhindarkan karena nyala api makin membesar. Dengan sigap, tim pemadam kebakaran Mabesau dibantu pemadam kebakaran dari Mabes TNI dan Mabesal langsung menuju lokasi kebakaran. Tidak ketinggalan, Satuan Polisi Militer (POM) dan tim kesehatan dari Satuan Kesehatan Denma Mabesau juga bergegas untuk menyelamatkan korban.

Adegan tersebut merupakan bagian dari skenario simulasi pemadaman kebakaran dan penanggulangan bencana di Mabesau, yang diikuti oleh seluruh personel Mabesau, Cilangkap, Rabu (26/11).

Sebelumnya, telah dilakukan kegiatan simulasi penanggulan api yang disampaikan oleh instruktur dari Pusdiklat Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta. Simulasi diawali dengan peragaan menangani kebakaran dengan menggunakan alat bantu tradisional berupa karung goni yang telah dibasahi. Selain itu beberapa jenis alat modern yang dapat digunakan untuk memadamkan api seperti dry chemical powder, CO2, air, maupun pasir.

Instruktur Pusdiklat Kebakaran DKI Jakarta Suhudi dan Saepul Amal menyatakan bahwa bahan yang mudah terbakar dapat berupa bahan padat, cair, maupun gas. Seperti banyaknya barang yang terdapat di kantor – kantor, meja lemari, maupun berkas – berkas yang berupa kertas dan materi yang mudah terbakar. Bahkan dengan adanya suplai oksigen yang memadai, dapat menyebabkan kebakaran semakin besar dan akhirnya akan menghabiskan seluruh benda disekitarnya.

Baca juga:  Tandatangani Kerjasama Dengan Air Nav Indonesia

Suhudi menambahkan selama tahun 2014, telah terjadi lebih dari 1500 kasus kebakaran dan hingga bulan November ini di DKI Jakarta sendiri telah terjadi setidaknya lebih dari 500 kasus kebakaran. Kasus kebakaran sebagian besar disebabkan oleh hubungan arus pendek dan juga keteledoran masyarakat ketika musim kemarau.

Pelaksanaan simulasi pemadam kebakaran dan penanggulangan bencana dimaksudnya untuk merefresh seluruh anggota agar ketika terjadi bencana kebakaran di lingkungan sekitar, anggota diharapkan mampu menanggulangi tanpa merasa panik.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel