Berita

Mantan KABAIS TNI Beri Pembekalan kepada Karbol AAU

Dibaca: 122 Oleh 09 Jun 2011Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Marsekal Madya TNI (Purn) Ian Santoso Mantan KABAIS (Kepala Badan Intelijen Strategis) TNI didampingi Gubernur AAU Marsekal Muda TNI I.B. Putu Dunia, memberikan ceramah kepada 124 Karbol tingkat IV Akademi Angkatan Udara (AAU) yang akan mengakhiri pendidikannya di AAU, bertempat di Gedung Sabang Merauke Kampus AAU Yogyakarta, (Rabu,8/6).

Mengawali acara tersebut, Gubernur AAU Marsekal Muda TNI I.B. Putu Dunia menyampaikan ucapan selamat datang kepada Penceramah diiringi kebanggaan dan kehormatan segenap civitas akademika Akademi Angkatan Udara atas perkenan Marsdya Ian Santoso memberikan ceramah kepada para karbol yang merupakan bekal untuk menambah wawasan bagi para karbol yang akan segera menyelesaikan pendidikannya. Lebih Lanjut Gubernur memaparkan curriculum Vitae Mantan Orang Nomor satu Intelijen TNI itu, diantaranya Marsekal Madya (Purn) Ian Santoso mengawali Karier di TNI AU pada tahun 1970 yang lahir di Madiun 17 Juli 1948 dan pernah mengemban beberapa jabatan penting dan strategis seperti menjadi Instruktur Penerbang Wing 1 Lanud Adisutjipto, Atase Pertahanan RI di Singapura, Pangkosekhanudnas 1, Danseskoau, dan sebelum menjabat sebagai KABAIS TNI beliau pernah mengemban tugas sebagai Pangkoopsau II di Makassar. 

Baca juga:  LATMA AUSINDO 2007 TINGKATKAN PROFESIONALISME AU KEDUA NEGARA

Pada ceramahnya Purnawirawan Marsekal bintang tiga itu mengatakan, Karakter Prajurit professional yakni jujur, setia, berani dan disiplin dalam memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam mempertahankan Bangsa dan Negara dari segala ancaman sedangkan Intelijen ialah ujung tombak dalam setiap langkah mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk mendeteksi ancaman maupun potensi ancaman dari dalam dan luar negeri. Apabila intelijen tidak mampu atau salah dalam menentukan ancaman atau potensi ancaman, maka hal tersebut merupakan awal dari kehancuran bangsa. Untuk itu prajurit profesional harus mempunyai kemampuan intelektual yang tinggi, fisik yang handal dan kejiwaan yang kokoh guna memperkuat dan mempertajam sense of intelijen yang sudah dimiliki setiap pribadi prajurit. jelasnya. 

Selanjutnya Ian Santoso mengatakan para karbol dituntut untuk menjadi prajurit Profesional, ahli dalam bidang tugasnya (expert), paham tentang situasi Nasional negaranya (nasionalis), berlandaskan saptamarga dan sumpah prajurit. Bila menyangkut masalah keselamatan negara National rights di atas Human rights, dalam arti National rights didahulukan. Oleh sebab itu TNI berhak untuk ikut menentukan keselamatan Negara. tegas Ian. 

Baca juga:  Lanud D. Dumatubun Upacara Virtual HUT TNI ke 75

Di hari yang sama turut memberikan ceramah pembekalan kepada 124 karbol AAU yang akan dilantik Presiden RI Juli mendatang ialah Asisten Kasau bidang perencanaan dan Anggaran Marsekal Muda TNI Erry Biatmoko,yang menyampaikan topik tentang ”Kebijakan Pimpinan TNI AU dalam rangka mewujudkan Postur TNI AU” dilanjutkan ceramah dari Asisten Kasau Bidang Operasi Marsekal TNI IGN Basuki yang membekali para Karbol tingkat IV dengan bidang Operasi agar pada penugasan di satuan masing-masing memiliki gambaran situasi dan kondisi lingkup tugas TNI Angkatan Udara. Selanjutnya kegiatan ceramah pembekalan kali ini diakhiri dengan pembekalan dari Asisten Kasau Bidang Personel Marsekal Muda TNI Rodi Suprasodjo yang memberikan penjelasan mengenai pola pembinaan karier Perwira TNI Angkatan Udara. Selain Gubernur AAU kegiatan yang merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka penutupan pendidikan Karbol AAU 2011 ini dihadiri oleh para pejabat teras, dan para Dosen AAU.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel