TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Manuver Pesawat Diatas Lanud Halim

By 13 Apr 2017Berita
Exercise Pitch Black 2012

Pada peringatan HUT ke-71 TNI Angkatan Udara tanggal 9 April di Lanud Halim Perdanakusuma minggu besok, akan digelar dengan berbagai kegiatan seperti parade dan defile, demo udara dan demo darat yang melibatkan beberapa unsur kekuatan TNI Angkatan Udara.

Berbagai kegiatan tersebut melibatkan personel sekitar 1600 orang dan 132 pesawat, yang terdiri dari pesawat Sukhoi 27/30, F-16, T-50i, Hawk 109/209, EMB-314, Boeing, C-130 Hercules, CN-295/235/235 MPA, EC-120 B, NAAS 332/ SA -330/C-725, Grob G-120 TP, KT-1 Woong Bee, T-41 Cessna, dan UAV.

Dalam demo udara digelar fly past pesawat latih, fly past pesawat helikopter, fly past pesawat angkut, fly past pesawat tempur, maupun penampilan aerobatik udara Jupiter Aerobatic Team. Selain itu juga ditampilkan pertempuran udara pesawat Sukhoi dengan F-16, manuver Bomb Burst, Hi Speed Pass F-16 dan Sukhoi menggunakan flare, simulasi serangan udara langsung (SUL), demo SAR Tempur, simulasi bantuan tembakan udara (BTU) serta terjun payung operasi perebutan dan pengendlian pangkalan udara (OP3U).

Sedang kegiatan demo darat meliputi demo pembebasan sandera (Basra) yang melibatkan 90 personel Satuan Detasemen Bravo (Satbravo’90) yang didukung dengan menggunakan dua helikopter SA-330/NAS-332 serta penampilan Drumband Taruna AAU.

Penampilan demo udara dan demo darat yang sangat atraktif dan mendebarkan tersebut dapat disaksikan oleh masyarakat di Lanud Halim mulai pukul 08.00 WIB di Taxi Way Echo tanpa dipungut biaya atau undangan khusus.

Berbagai manuver yang dilakukan pesawat-pesawat TNI Angkatan Udara yang dikemas dalam demo udara, tentunya akan berpengaruh kepada jadwal penerbangan sipil yang keluar dan datang di Bandara Halim, oleh karena itu TNI AU mengeluarkan Notam untuk diketahui oleh seluruh operator penerbangan sehingga bisa mengantisipasi dan mengatur jadwal baik keberangkatan maupun kedatangan di Bandara Halim. Demikian juga dengan masyarakat yang akan bepergian mohon antisipasi dari perubahan jadwal penerbangan yang ada di Bandara Halim.

Keberadaan Lanud Halim Perdanakusuma, merupakan lanud induk TNI AU yang sangat strategis untuk kegiatan pertahanan dimana dari lanud induk inilah berbagai operasi udara baik pertahanan udara serta operasi dukungan udara dalam rangka pergeseran personel dan logistik ke wilayah-wilayah apabila terjandi bencana alam, demikian juga pergesaran personel dan logistik dalam rangka operasi militer perang. Selain digunakan untuk operasi udara, pangkalan induk TNI AU digunakan untuk pergerakan pesawat VVIP/VIP yang datang maupun keluar.

Operasional bandara di Lanud Halim Perdanakusuma merupakan bandara sipil terbatas sehingga apabila ada kegiatan militer atau pergerakan VVIP/VIP maka penerbangan yang ada di bandara Halim Perdanakusuma menyesuaikan Notam (Notice To Airmen) yang dikeluarkan TNI AU.

Terkait isu tentang penguasaan tanah TNI AU di Bandara Halim Perdanakusuma adalah tidak benar karena sesuai MOU yang dibuat antara Inkopau (Induk Koperasi TNI AU) dengan PT. ATS pada tahun 2004 hanya sebatas pemanfaatan tanah TNI AU seluas 21 Ha yang saat ini ada di terminal Bandara Halim serta pengelolaannya berada di PAP II .

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Manuver Pesawat Diatas Lanud Halim