Berita

MARSDA TNI SUBANDRIO JABAT WAKASAU

Dibaca: 49 Oleh 14 Mei 2010Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) diserah terimakan dari Marsdya TNI Wresniwiro kepada penggantinya Marsda TNI Subandrio dalam upacara militer dengan Irup Kasau Marsekal TNI Herman Prayitno di Ruang Hening Mabesau Cilangkap. Rabu (31/10). Marsda TNI Subandrio, mantan penerbang helikopter adalah alumni Akabri Udara ’75 yang sebelumnya menjabat Aslog Kasau, sedangkan Marsdya Wresniwiro akan menjadi Pati Mabesau.

 

Dalam sambutannya Kasau mengatakan, kedudukan Wakasau memliki arti yang sangat menentukan dalam pencapaian keberhasilan misi TNI AU secara keseluruhan, khususnya dalam mengemban fungsi pembinaan kemampuan dan kekuatan TNI AU yang diharapkan mampu mewujudkan kesiapan operasi satuan secara optimal dalam suatu keutuhan sistem kesenjataan udara, yang bertumpu pada sumber daya manusia, Alut sista, pangkalan Udara dan fasilitas pendukung lainnya.

 

Untuk mewujudkan peran, tugas dan fungsi TNI AU, kita harus mampu mengenali dinamika perkembangan lingkungan strategis yang akan mempengaruhi upaya-upaya pembinaan dan perkembangan TNI AU. Dari kecendrungan perkembangan lingkungan tersebut, memberikan indikator adanya tantangan tugas yang semakin komplek, karena hakekat ancaman yang dihadapi akan lebih beragam, sedangkan kemampuan negara masih dalam kondisi terbatas untuk memenuhi segala kebutuhan TNI, baik kebutuhan alut sista, pemeliharaan, penengkatan profesionalisme maupun perbaikan kesejahteraan prajurit dan keluarga. Ujar Kasau.

Baca juga:  Ketua DPD GOPTKI Riau Kunjungi TK Angkasa Lanud Rsn

 

Lebih lanjut dikatakan, keseluruhan kondisi itu menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan aspek manajemen maupun aspek pemantapan jati diri prajurit serta peningkatan profesionalisme keprajuritan. Dari aspek manajemen, kita harus mengembangkan kebijakan optimalisasi pembinaan secara transparan dan efisien sumber daya yang terbatas guna mencapai tujuan dan sasaran pembinaan secara efisien, efektif dan akuntabel. Dari aspek pementapan jati diri juga terus menanamkan jati diri moral dan etika keprajuritan yang merupakan refleksi dari nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. pada aspek penengkatan profesionalisme, kita terus memantapkan pendidikan jenjang, sedangkan penyelenggaraan latihan secara bertingkat dan berlanjut menjadi mutlak yang harus dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan.

 

Hadir pada acara tersebut Irjenau, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Pangkoopsau I, Danseskoau, Pakohanudnas, Dankoharmatau, Gubernur AAU, para Kadis dan pejabat Mebesau, Ketua Umum PIA Ardhya Garini serta PIA Ardhya Garini Pengurus Pusat.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel