Berita

MARSDYA TNI IB PUTU DUNIA JABAT KASAU

Dibaca: 65 Oleh 22 Des 2012Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Jabatan Kepala Staf Angkatan Udara telah diserahterimakan dari Marsekal TNI Imam Sufaat kepada penggantinya Marsekal Madya TNI Ida Bagus Putu Dunia dalam suatu upacara militer dengan Irup Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono di Halim Perdanakusuma Jakarta, Jumat (21/12).

Marsekal Madya TNI Ida Bagus Putu Dunia merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1981, sebelumnya menjabat sebagai Komandan Jenderal Sesko TNI, sedang Marsekal TNI Imam Sufaat adalah alumnus AAU tahun 1977 selanjutnya memasuki masa purna tugas.

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dalam sambutannya mengatakan, penugasan TNI makin berat dan kompleks, hal ini merupakan dampak dari dinamika perkembangan lingkungan strategis, terutama berkaitan dengan faktor ekonomi, keamanan dan perdamaian di kawasan belahan dunia yang cenderung menimbulkan persoalan kawasan.

Dalam kaitan tersebut, Panglima TNI berharap, TNI AU dapat mengambil langkah penyempurnaan strategis keamanan udara pada konteks factual dan praksis, dalam koridor pembangunan kekuatan, pengembangan kemampuan, gelar dan penggunaan kekuatan, sesuai postur dan kebijakan strategis TNI yang telah ditetapkan sesuai kebijakan pembangunan kuatan pokok minimum hingga tahun 2024.

“Strategi keamanan udara merupakan keharusan guna memperoleh gambaran pasti tentang efektivitas dan efisiensi pencapaian sasaran kebijakan pembangunan kekuatan pokok minimum TNI AU, dihadapkan kepada dinamika dan prediksi spill over perkembangan situasi keamanan regional serta internasional yang dapat mengganggu dan mengancam kepentingan nasional”, ungkap Panglima TNI.

Kasau baru Marsekal Madya TNI Ida Bagus Putu Dunia adalah putra kelahiran Tabanan-Bali, memulai karir sebagai penerbang tempur taktis A-4 Sky Hawk. Pendidikan militer meliputi Seskoad tahun 1993 dan Defence and Strategic Study Course, Australia tahun 2005.

Marsdya TNI Ida Bagus Putu Dunia diawal tugasnya mengabdi sebagai penerbang Wing 300 Kohanudnas Lanud Iswahjudi, perwira penerbang Skadron 12 Wing 300 Lanud Pekan Baru, Komandan flight latihan Skadron 11 Lanud Hasanuddin, dan menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Hasanuddin Makassar.

Mantan Asisten Athan RI urusan udara di KBRI Malaysia ini, juga pernah menjabat Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Pangkosekhanudnas IV di Biak, Pa Sahli Tk III Bidang Ekkudag Panglima TNI, Gubernur AAU, Aspers Kasau dan sebelum menjadi Kasau menjabat Komandan Sesko TNI.

Peraih trophy Adhi Makayasa tersebut pernah mendapat penugasan sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian PBB di wilayah Konflik Iran-Irak, serta mendapat tanda kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya, Satyalancana Kesetiaan VIII tahun, XVI tahun, XXIV tahun. Selain itu juga Satyalancana Seroja, Satyalancana Dwidya Sistha Ulangan I, Satyalancana Santi Darma serta The United Nation Medal (UNIIMOG).

Putra pasangan Ida Bagus Made T dan Ibu Dayu Ketut Nur ini, beristrikan Ida Ayu Kumala Dewi Manuaga, serta dikaruniai dua anak Ida Ayu K Satyawati dan Ida Bagus Jaganatha.

Baca juga:  Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1440 H RSPAU dr. S Hardjolukito

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel