Berita

Marsekal Pertama TNI R Agus Munandar Jabat Pangkoopsau II

Dibaca: 189 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Marsekal Pertama TNI R Agus Munandar yang merupakan lulusan Akabri Bagian Udara tahun 1980 itu sebelum mendapatkan promosi jabatan sebagai Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II bertugas sebagai Komandan Lanud Adisutjipto Yogyakarta.

 

Jabatan baru ini diterima secara resmi setelah dilaksanakan serahterima jabatan dari Marsekal Muda TNI Yushan Sayuti kepada Marsekal Pertama TNI R Agus Munandar dan bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP bertempat di Lanud Sultan Hasanudin, Makassar, Jumat (19/2).

 

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP seusai menyerahkan tongkat komando kepada pejabat baru Pangkoopsau II, dalam sambutannya memberikan penekanan kepada seluruh Jajaran Koopsau II, bahwa Zero Accident merupakan niat dan tekad bersama. Oleh Karena itu kepedulian dan kepekaan dari setiap personel jajaran Koopsau II terhadap potensi sumber penyebab kecelakaan, adalah merupakan salah jalan dan kunci sukses menuju pembangunan budaya safety di lingkungan penugasan.

 

Baca juga:  Pertandingan futsal menyambut HUT TNI AU.

Oleh Kepala Staf Angkatan Udara, Koopsau II diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan operasional, terlebih sebagai bagian dari upaya optimalisasi kinerja organisasi, maka sangat diharapkan bahwa serahterima jabatan Pangkoopsau II ini, mampu menghadirkan suasana dan semangat baru dalam menuntaskan pelaksanaan tugas komando.

 

Kehadiran ‘leadership’ yang mampu menjawab tantangan, melalui kemampuan identifikasi permasalahan, pengambilan keputusan yang tepat dan pelaksanaan tugas di lapangan secara cepat, akurat dan tuntas. Mengingatkan bahwa tidaklah mudah mengelola keadaan dan tantangan tugas yang harus dihadapi, khususnya oleh Koopsau II dan seluruh jajarannya.

 

Dewasa ini suatu kondisi dimana lingkungan strategis menjadi semakin dinamis dan cepat sekali berubah, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta adanya berbagai kepentingan pada lingkup internasional, regional maupun nasional dapat berdampak pada potensi terjadinya konflik diberbagai aspek kehidupan. Terlebih isu tentang terorisme, pelanggaran HAM dan sengketa masalah perbatasan, masih merupakan potensi sumber konflik yang setiap saat dapat mengganggu stabilitas dan perdamaian kawasan.

 

Berkaitan dengan kondisi saat ini, maka peran, tugas dan fungsi Koopsau II sebagai Kotamabin maupun Kotamaops TNI Angkatan Udara, menjadi sangat krusial keberadaanya. Koopsau II dan seluruh jajarannya merupakan ujung tombak pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara, yang senantiasa berhadapan secara langsung dengan kondisi nyata ”geo strategi” dan potensi sumber konflik di wilayah penugasan.

Baca juga:  DANLANUD BAGIKAN BINGKISAN LEBARAN

 

Oleh karena itu, Kasau berharap Koopsau II dapat senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan operasional satuan jajaran, dan menjalin koordinasi serta kerjasama yang harmonis dengan unsur kekuatan lainnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel