Berita

Marsma TNI Barhim Buka TMMD Ke-86 di Kabupaten Wajo

Dibaca: 11 Oleh 06 Jun 2011Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Komandan Lanud (Pangkalan TNI AU) Sultan Hasanuddin Marsma (Marsekal Pertama) TNI Barhim, Rabu (1/6) membuka TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 86 di Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan dalam upacara militer di Lapangan Paria Kecamatan Majaulang yang melibatkan pasukan dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU serta Pemerintah Daerah Setempat.

Hadir Wakil Bupati Wajo Amran Mahmud, S.Sos, MSi, Damdim 1406 Wajo Lekol Inf Jefry Oktavian, Dandim Sinjai Letkol Inf Anori Simaurang, Dandim Soppeng Letkol CZI Nyoman Parwata, Dandim Bone Letkol Inf Heron.D dan Dandim Maros Letkol ARH Kunto R serta Kapolres Wajo AKBP Nanang , Muspida TK II Wajo dan undangan lainnya.

Panglima TNI dalam sambutannya yang dibacakan oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Barhim mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program TNI bidang Teritorial yang bersifat lintas sektoral dengan melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Departemen, Pemerintah Daerah serta segenap lapisan masyarakat.

Selanjutnya dikatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu Pemerintah Daerah dalam meningkan akselerasi pembangunan, agar terwujud peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dalam rangka mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh serta dalam menghadapi hakekat ancaman yang ada.

Baca juga:  SATGASUD PENANGGULANGAN BENCANA ASAP RIAU TERUS OPTIMALKAN TMC DAN WATER BOMBING

Perlu kita diketahui bahwa, kata Panglima TNI, kegiatan TMMD disusun dengan system Bottom Up Planing yaitu melibatkan berbagai instansi dan komponen masyarakat, secara hirarkis yang diawali dengan musyawarah di tingkat desa hingga tingkat provinsi untuk kemudian dan selanjutnya ditetapkan menjadi program TNI Manunggal Membangun Desa.

Dikatakan, sasaran kegiatan fisik diutamakan untuk membangun insfrastruktur sarana dan prasarana yang bertul-betul menjadi kebutuhan dan dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama untuk membuka isolasi daerah terpencil guna meningkatkan roda perekonomian masyarakat di daerah, sedangkan sasaran non fisik diarahkan untuk mendorong tumbuhnya inovasi dan kreatifitas masyarakat, guna meningkatkan kualitas hidup dalam membangun daerahnya menuju kehidupan social masyarakat yang lebih maju, sejahtera dan mandiri.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel