Berita

Marsma TNI Barhim Irup AKRS di TMP Maros

Dibaca: 5 Oleh 19 Agu 2013Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Komandan Lanud (Pangkalan TNI AU ) Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Barhim, Jumat malam (16/8) tepat pukul 00.00 Wita bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Kehormatan Renungan Suci (AKRS) di Taman Makan Pahlawan Kabupaten Maros diikuti oleh TNI dan Polri dan PNS. Hadir Bupati Maros Hatta Rachman, Para Pejabat Muspida Kabupaten Maros. 

Acara yang dilaksanakan cukup kidmat ditengah keheningan malam tersebut diawali dengan penyalaan tungku oleh Irup, pembacaan naskah Apel Kehormatan Renungan Suci oleh Irup, Penandatanganan berita acara oleh Irup, acara diakhiri penghormatan kepada arwah pahlawan.

Pada pagi harinya, Sabtu (17/8) Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Barhim diwakili Komandan Wing 5 Kolonel Pnb Danet Hendratno bertindak sebagai Inspektur Upacara HUT Proklamasi ke-68 di Apron Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin, diikuti oleh anggota Lanud Sultan Hasanuddin dan Batalyon 466 Paskhas.

Upacara diawali dengan Pengibaran Sang Merah Putih, Mengheningka cipta, Apel kebesaran buka, pembacaan Teks Proklamasi, Apel kebesaran tutup dan Pembacaan Teks Pembukaan UUD 1945, sambutan Inspektur Upacara serta upacara diakhiri dengan pembacaan doa.

Baca juga:  KESIAPAN OPERASIONAL KENDARAAN LANUD SUPADIO

Kepala Staf TNI Angkatan Udara dalam sambutannya yang dibacakan Marsma TNI Barhim mengatakan bahwa kemerdekaan Indonesia di raih dengan susah payah dan tiada henti untuk mewujudkannya melalui pengorbanan nyawa, harta dan tetesan darah dari para patriot tanah air, selain itu proklamasi kemerdekaan Indonesia menunjukkan bahwa perjuangan merebut kemerdekaan merupakan sikap solidaritas dan nasionalisme dari seluruh komponen bangsa sehingga arah perjuangan bangsa tidak bersifat kedaerahan.

Selanjutnya dikatakan, salah satu benang merah dari peristiwa proklamasi kemerdekaan adalah keberadaan jiwa nasionalisme dan rela berkorban demi tanah air dari para pejuang. Sebagai generasi penerus, kita wajib memberikan penghormatan yang tinggi terhadap para founding fathers dan pejuang bangsa, yang saat itu sudah memiliki semangat dan jiwa yang tulus dan rela berkorban.

Dibagian lain sambutannya Kasau menyampaikan bahwa sebagai anak bangsa kita merasa prihatin, ditengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, masih ada komponen bangsa yang menginginkan daerah atau wilayahnya lepas dari NKRI, untuk mengeliminir keinginan tersebut, harus ada langkah konkrit dari setiap komponen bangsa dalam tindakannya, bukan hanya sekedar wacana dan mementingkan kelompoknya. Dalam situasi apapun, semangat nasionalisme harus tetap tertanam dalam jiwa seluruh anak bangsa sehingga negara tetap berdiri kokoh dan sejajar dengan bangsa lain.

Baca juga:  Danlanud Adi Soemarmo Terima Penyerahan Kunci secara Simbolis Perumahan Rajawali

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel