Berita

Masjid Al Ikhlas Semaba PK Wara Diresmikan

Dibaca: 7 Oleh 07 Sep 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Komandan Pangkalan Udara Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Hadiyan Sumintaatmadja meresmikan penggunaan Masjid Al Ikhlas di Ksatrian Semaba PK Wara, Senin (6/9). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.

Komandan Semaba PK Wara Mayor Kes Yuni Rukmawati menjelaskan pembangunan masjid seluas 9 x 6 meter persegi ini memakan waktu selama 4 bulan, yang dimulai pada sejak tanggal 27 Mei 2010.”Dana pembangunan berasal dari swadaya dan sumbangan para donatur,” jelasnya.

Komandan Semaba PK Wara menambahkan pembangunan Masjid Al Ikhlas ini selain sebagai sarana untuk beribadah anggota Semaba PK Wara juga dimaksudkan sebagai tempat untuk siraman rohani.

Sementara itu Komandan Lanud dalam sambutannya mengingatkan bahwa keberhasilan dan kesuksesan pembangunan masjid bukan diukur semata dari keindahan maupun kemegahan masjid itu sendiri. Namun menurut Komandan Lanud masjid akan sangat bermanfaat dan memiliki arti, apabila senantiasa diisi dengan serangkaian kegiatan peribadatan, baik yang bersifat habluminallah maupun habluminannas.

Untuk itu, Komandan Lanud berpesan kepada segenap siswa dan anggota Semaba PK Wara serta muslimin dan muslimat di sekitar Ksatrian Semaba PK Wara untuk bersama-sama ikut memakmurkan Masjid Al Ikhlas itu.

Baca juga:  PENUTUPAN PENDIDIKAN TRANSISI PENERBANG HAWK 100/200 A-XIV SKADRON UDARA 12

Acara peresmian masjid dihadiri Komandan Wing Pendidikan Terbang, para Kepala Dinas, sejumlah pejabat Lanud Adisutjipto serta Camat dan Danramil Pakem. Rangkaian acara yang dimulai pukul 17.30 WIB ini juga diisi dengan ceramah dari Kasi Bintal Lanud Adisutjipto.

Dalam tausiyahnya, Kasi Bintal menyinggung masalah amal jariyah. Menurutnya  ada tujuh amal jariyah yang dapat mengucurkan pahala secara terus-menerus. Satu diantaranya adalah membangun masjid, sepanjang dipergunakan shalat. Membangun masjid untuk mendapatkan amal jariyah lanjut Kasi Bintal bukan berarti satu orang harus membangun satu masjid, namun bersodaqoh untuk membangun masjid, Insya Allah pahala juga akan terus mengalir walaupun dia sudah meninggal.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel