Berita

Masjid Nurul Iman Lanud Sjamsudin Noor Tri Kerukunan Antar Umat Beragama

Dibaca: 102 Oleh 12 Sep 2014Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Masjid Nurul Iman adalah salah satu Masjid berukuran cukup besar diantara masjid-masjid yang berada di daerah Landasan Ulin dan sekitarnya. Masjid ini terletak ditengah-tengah Komplek Pangkalan TNI Angkatan Udara Sjamsudin Noor berdampingan dengan tempat ibadah umat Kristiani (Gereja Immanuel Lanud Sjamsudin Noor) dan cukup dekat dengan Bandara Syamsudin Noor dan dikelilingi oleh pemukiman penduduk Landasan Ulin Timur Banjarbaru.

Pada mulanya Masjid Nurul Iman ini dibangun untuk menyediakan sarana Ibadah bagi Keluarga Besar Pangkalan TNI AU Sjamsudin Noor dan masyarakat sekitar. Pada perkembangannya Masjid ini banyak diminati oleh warga masyarakat sekitar yang melaksanakan ibadah. Karena letak Masjid Nurul Iman yang berdekatan dengan Bandara Syamsudin Noor sehingga Masjid ini juga digunakan untuk melaksanakan ibadah oleh para tamu pejabat TNI/Polri ataupun Pemerintah Sipil yang keluar ataupun masuk melalui Bandara Syamsudin Noor. Masjid ini juga digunakan sebagai sarana ibadah bagi para prajurit Pangkalan TNI AU Sjamsudin Noor. Selain itu juga digunakan sebagai tempat belajar Al-Qur’an bagi Keluarga Besar Lanud Sjamsudin Noor dan masyarakat sekitar. Setelah direnovasi, masjid Nurul Iman mampu menampung sebanyak kurang lebih 1500 jamaah dan pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha mampu menampung kurang lebih 2500 jamaah.

Pada mulanya Masjid Nurul Iman merupakan Musholla kecil yang berukuran 4 x 6 M2, yang dibangun oleh Lanud Sjamsudin Noor pada awal tahun 1989. Dalam perjalanannya Masjid Nurul Iman telah mengalami beberapa kali pemugaran seiring dengan semakin tambah berkembangnya penduduk di lingkungan Masjid Nurul Iman dan masyarakat sekitarnya. Disamping itu suasana agamis di wilayah ini menuntut penyediaan sarana ibadah yang memadai serta aman dan nyaman bagi jamaah yang melaksanakan ibadah. Pada hari-hari Jum’at dan pada hari-hari besar agama Islam para jamaah yang melaksanakan ibadah di Masjid Nurul Iman semakin banyak sehingga para jamaah melaksanakan ibadah berada di pelataran Masjid karena tidak tertampung di dalam gedung utama Masjid.

Baca juga:  Danlanud Harry Hadisoemantri, menghadiri Kegiatan Acara Pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Melihat potensi religi dan kegiatan ibadah di wilayah Pangkalan TNI AU Sjamsudin Noor dan sekitarnya yang begitu kuat dan kental dengan nuansa Islami tersebut Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Letkol Pnb Esron S.B. Sinaga, S.Sos., M.A., tergerak niatnya untuk menyediakan dan mewujudkan sarana ibadah yang memadai, aman, nyaman serta mampu menampung jamaah baik dari Keluarga Besar Pangkalan TNI Angkatan Udara Sjamsudin Noor maupun bagi masyarakat sekitar yang ingin melaksanakan ibadah.

Untuk itu Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Esron S.B. Sinaga, S.Sos., M.A., mengajak kepada para pejabat dan seluruh anggota Lanud Sjamsudin Noor dengan para tokoh agama dan para tokoh masyarakat Kalimantan Selatan untuk bersama-sama melaksanakan pemugaran Masjid Nurul Iman. Dengan bermodalkan semangat, niat yang tulus, keikhlasan dan kebersihan hati maka mulai tanggal 10 Oktober 2013 dimulailah proses pembangunan dan renovasi Masjid Nurul Iman ini. Peresmian pemugaran masjid ini dilaksanakan dengan prosesi upacara resmi yang diikuti oleh para pejabat, dan seluruh anggota Lanud Sjamsudin Noor yang dihadiri oleh para tokoh agama dari masyarakat sekitar. Peresmian pemugaran Masjid ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Komandan Lanud Sjamsudin Noor.

Renovasi kali ini meliputi : pemugaran secara total pada bangunan utama masjid, penambahan kapasitas bangunan utama, pembangunan rumah kaum dan pembangunan tempat parkir kendaraan.

Baca juga:  Puncak Peringatan HUT TNI AU ke 69 di Lanud Sjamsudin Noor

Pada pemugaran Masjid Nurul Iman kali ini didesain bernuansa Masjid Agung Demak yang dikenal pesonanya yang anggun, berwibawa dan kharismatik. Terlihat pada atap masjid yang berbentuk limas bersusun 3 yang menyerupai kubah Masjid Agung Demak. Atap masjid berbentuk limas bersusun tiga ini sebagaimana yang terkandung di dalam Masjid Agung Demak yaitu harapannya kepada umat Muslim yang beribadah di Masjid Nurul Iman ini dapat menapaki tiga tingkatan penting didalam menjalankan kewajiban beragamanya yaitu : Iman, Islam dan Ikhsan. Sedangkan bangunan tambahan terletak didepan tersambung dengan bangunan utama. Nampak dari depan pada bangunan tambahan terdapat ornamen gerbang masuk berwarna hitam yang menunjukkan kesederhanaan tapi berwibawa. Pada gerbang ini ada 3 buah pintu yang mempunyai makna Tri kerukunan umat beragama, yaitu :

Pertama, Kerukunan Intern Umat Beragama, yaitu suatu bentuk kerukunan yang terjalin antar masyarakat penganut satu agama. Misalnya, kerukunan sesama orang Islam atau kerukunan sesama penganut Kristen.

Kedua, Kerukunan Antar Umat Beragama, yaitu suatu bentuk kerukunan yang terjalin antar masyarakat yang memeluk agama berbeda-beda. Misalnya, kerukunan antar umat Islam dan Kristen, antara pemeluk agama Kristen dan Budha, atau kerukunan yang dilakukan oleh semua agama.

Ketiga, Kerukunan Umat Beragama Dengan Pemerintah, yaitu bentuk kerukunan semua umat-umat beragama menjalin hubungan yang harmoni dengan Negara/Pemerintah. Misalnya tunduk dan patuh terhadap aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Pemerintah ikut andil dalam menciptakan suasana tentram, termasuk kerukunan umat beragama dengan pemerintah itu sendiri. Semua umat beragama yang diwakili oleh tokoh-tokoh agama dapat bersinergi dengan pemerintah. Bekerjasama dan bermitra dengan pemerintah untuk menciptakan stabilitas persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca juga:  Upacara Bendera 17-an di AAU

Pada Masjid ini terdapat ornamen motif tulisan arab sebagai identitas keyakinan umat islam yaitu tulisan ALLAH di sebelah kanan dan tulisan MUHAMMAD disebelah kiri yang berada di pintu gerbang utama, pintu masuk gedung Masjid serta di kiri dan kanan mimbar yang dimaksudkan bagi umat muslim yang memasuki masjid ini akan diingatkan sebanyak tiga kali untuk mengingat bahwa ALLAH adalah yang kita sembah dan nabi Muhammad SAW sebagai utusan ALLAH SWT. Pada bangunan tambahan ini terdapat 5 pintu masuk yang bermakna bahwa umat islam wajib hukumnya untuk melaksanakan rukun Islam.

Rumah dinas ta’mir Masjid yang cukup representatif dibangun terletak di bagian pojok kanan belakang dari bangunan utama Masjid. Sedangkan untuk menampung kendaraan jamaah dibangun tempat parkir yang berada di sebelah kanan masjid. Masjid ini berhasil direnovasi dengan aman dan lancar berkat kerjasama dan kepedulian Lanud Sjamsudin Noor dengan para tokoh masyarakat Kalimantan Selatan.

Kini telah tersedia sarana ibadah yang luas, nyaman dan aman yang mampu menampung sebanyak kurang lebih 2500 jamaah. Dengan adanya Masjid Nurul Iman ini diharapkan dapat tercapai tingkatan ibadah yang sebaik-baiknya sehingga tercipta masyarakat yang damai dan sejahtera. Maka diharapkan kaum muslimin dan muslimat Keluarga Besar Lanud Sjamsudin Noor dan masyarakat sekitar dan warga muslim dari manapun dapat memanfaatkan sarana ibadah ini dengan sebaik-baiknya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel