Berita

Massa Beringas, Prajurit Lanud MUS Pukul Mundur Dengan PHH

Dibaca: 8 Oleh 24 Agu 2020Agustus 25th, 2020Tidak ada komentar
Massa Beringas, Prajurit Lanud MUS Pukul Mundur Dengan PHH
#TNIAU 

TNI AU. Pasukan Huru Hara Lanud Maimun Saleh melakukan dorongan massa setelah melakukan negoisasi tapi tetap semakin brutal, PHH Lanud Maimun Saleh turun langsung bergerak maju untuk melaksanakan pembubaran massa, Rabu (19/08/2020).

Tidak menutup kemungkinan bisa terjadi situasi yang tidak diharapkan meskipun Kota Sabang terbilang sangat aman, untuk mencegah dan mengantisipasi segala kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban yang ada di wilayah Kota Sabang yang merupakan juga salah satu tugas pokok TNI-AU.

Hal yang tidak diduga beredar informasi bahwa terjadi pengerahan massa dari pihak keluarga Kelompok Kriminal Bersenjata dengan jumlah sekitar 50 orang yang mana tadi malam telah menjadi korban kontak senjata di Bandara Lanud Mus dan mengalami luka tembak kaki kanan dan pada saat ini dalam proses penahanan dan introgasi oleh Pomau Lanud Maimun Saleh, keluarga dari kelompok tersebut tidak terima dan menuntut untuk dibebaskan.

Komandan Lanud Mus Letkol Pnb Dariyanto mendapat informasi tersebut langsung memerintahkan Kepala Dinas Operasi Mayor Lek Jamung Barkah untuk segera melakukan penghadangan dengan Pasukan Huru Hara agar keluarga dari kelompok tersebut tidak melakukan aksi anarkis.

Baca juga:  Danlanud Sulaiman Hadiri Rapat Anggota Koni Kabupaten Bandung

Lima menit kemudian massa sudah berkumpul didepan Pos Jaga Lanud Maimun Saleh bahwa segerombolan Massa anarkis berkumpul didepan pos Jaga dengan membawa barang senjata tajam, benda tumpul, Danlanud MUS melalui Kepala Dinas operasi Mayor Lek Jamung Barkah agar secara cepat diselesaikan dan langsung lihat situasi dan kondisi di lapangan untuk dilaksanakan Negoisasi secara baik-baik dengan perwakilan tokoh masyarakat dari kampung tersebut, apa boleh dikata Negoisasi Skill pertama pihak dari keluarga tersebut semakin anarkis dengan melemparkan benda-benda keras.

Dikarenakan dari keluarga kelompok kriminal tersebut semakin anarkis Pasukan Huru Hara Lanud Maimun Saleh melaksanakan penghadangan dan memaksa massa tersebut untuk mundur.dengan keterpaksaan Negoisasi dilaksanakan kembali Kaintel Lanud MUS meminta 3 orang warga lagi untuk meyakinkan kepada segerombolan massa yang masih anarkis didepan Lanud Maimun Saleh atas pertanggung jawaban penangkapan tersangka Kelompok kriminal yang sudah ditahan di kantor POM Lanud Maimun Saleh mulai tadi malam.

Dengan nada yang meyakinkan 3 orang perwakilan dari keluarga tersangka Kelompok Kriminal Bersenjata yang ditahan menjelaskan kepada massa pengikutnya bahwa keluarganya yang ditahan akan mendapatkan jaminan dan pertanggung jawaban dari pihak Lanud Maimun Saleh sehingga segerombolan massa yang anarkis berhasil didorong kembali untuk kembali kerumah masing-masing dengan sepakat tidak terjadi lagi kesalahpahaman yang akan terulang kembali.

Baca juga:  Pertandingan Voli Dalam Rangka Hut ke-62 PIA AG di Lanud Soewondo

Hal tersebut merupakan sebuah skenario Latihan Pasukan Huru Hara Lanud Maimun Saleh yang mana mempunyai tujuan untuk mengukur kesiapan dan kesigapan melatih Skill Parjurit TNI Angkatan Udara Maimun Saleh bukan hanya menjalankan tugas pokok menjaga wilayah Udara Indonesia namun kita juga terampil untuk menjaga teritorial wilayah Kota Sabang seandainya daerah Sabang ada kekacauan yang mungkin diakibatkan oleh unsur-unsur ketidak puasan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau tidak puas dengan Pemkot Sabang kita bisa dapat mengantisipasinya dengan baik selain itu juga rasa kepercayaan masyarakat Kota Sabang tentang keamanan, sehingga masyarakat Sabang percaya dengan kehadiran Prajurit TNI Angkatan Udara Maimun Saleh, Ucap Komandan Lanud Mus Letkol Pnb Dariyanto.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel