Berita

“ MASSA MULAI BERTINDAK ANARKIS “

Dibaca: 1 Oleh 24 Sep 2012Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Seluruh anggota Lanud Palembang tanggulangi ratusan massa yang bersikap anarkis, dimana mereka kurang berkenan atas lahan Lanud Palembang yang akan dirapikan. Oleh karena itu pasukan Hanlan Lanud terdiri dari unsur Pengendalian Massa bergerak menuju massa yang mulai anarkis dan mereka meghentikan pekerjaa alat berat, setelah melakukan negosiasi antara pihak Lanud dan massa akhirnya pihak massa sendiri tidak menerima dengan pekerjaan tersebut, maka terjadilah bentrokan yang menyebabkan massa mulai bertindak arogan dan membabi buta, akan tetapi Pasukan Pengendalian Massa yang terdiri dari seluruh anggota Lanud menghalau mereka dari tindakan anarkis tersebut dan massa mulai terpojok akibat halauan dari Pasukan Pengendalian Massa Lanud.(22/9)

 

Pasukan Pengendalian Massa Lanud Palembang memang harus bekerja exstra keras dalam menghalau massa yang agak anarkis dan arogan akan tetapi dengan kerja keras petugas tersebut membuahkan hasil karena akhirnya ratusan massa dapat dihalau mereka mulai meninggalkan tempat dan mereka membubarkan diri.

 

Akan tetapi itu bukan kejadian sebenarnya akan tetapi hanya sekilas simulasi dari latihan Kamhalan yang dilaksanakan oleh Personel Lanud Palembang dalam menghadapi massa yang bertindak anarkis. Seperti dalam sambutan Komandan Lanud Palembang pada acara pembukaan latihan waktu lalu mengatakan “ Saya berharap latihan ini dapat dijadikan bahan kajian kedepan agar apabila terjadi pada kejadian sebenarnya dapat dilaksanakan dengan maksimal dan masing-masing individu dan kelompok dapat segera mengambil tindakan dan harus berbuat apa ”.

Baca juga:  Pemutakhiran Data di Lanud Wirasaba

 

Disela acara latihan tersebut Komandan Latihan Kapten Lek Ali Umar jugatihan ini harus dijalani dengan serius dan jangan main-main karena ini bermanfaat bagi kita semua karena materinya diberikan sangat bermanfaat bagi kita mengatakan “ La dan kebetulan dilatih oleh Yon Paskhas 462 Pekanbaru, jadi harus betul-betul dilaksanakan dan sekali lagi diharapkan dalam pelaksanaannya nanti dilaksanakan dengan sungguh-sungguh “.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel