Berita

Maulid Nabi Muhammad SAW di Lanud Sultan Hasanuddin

Dibaca: 5 Oleh 16 Jan 2014Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Lanud Sultan Hasanuddin dan Batalyon 466 Paskhas, Kamis (16/1) di Masjid Nurusamawat Lanud Sultan Hasanuddin memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 Hijriah tahun 2014 Masehi dihadiri seluruh anggota militer dan Pegawai Negeri Sipil, serta PIA Ardhya Garini Lanud Sultan Hasanuddin dengan penceramah Ustadz Haji Rajamuddin Patong S.Pd.I. 

Hadir Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Para Kepala Dinas, Komandan Satuan serta para pejabat Staf Lainnya, anggota PIA Ardhya Garini Cabang 8/D II Lanud Sultan Hasanuddin. 

Acara yang berlangsung kidmat tersebut diawali dengan pembacaan Ayat Suci Alquran, sambutan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin dan ceramah agama yang dilanjutkan dengan doa oleh Ustadz H. Rajamuddin Patong, S.Pd.I. 

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Dody Trisunu dalam sambutannya mengatakan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa penting bagi umat Islam dan memiliki makna tersendiri khususnya dalam meningkatkan kadar keimanan dan ketaqwaan kepada seluruh keluarga besar TNI AU, khususnya warga Lanud Sultan Hasanuddin dan masyarakat sekitarnya kepada Allah SWT. 

Baca juga:  Courtesy Call Panglima Kosek Hanudnas III ke ATKP Medan

Danlanud mengatakan, esensi dari peringatan Nabi Muhammad SAW adalah untuk meneladani setiap pikiran, ucapan dan tindakan Rasulullah, keteladanan itu terdapat pada pemikiran yang cerdas dan jernih, tindakan yang arif dan bijaksana, pikiran, ucapan dan tindakan itu diwarnai akhlak mulia yang mampu menebarkan kasih sayang bagi alam. 

Dikatakan, sikap dan perilaku dari Nabi Muhammad SAW tersebut sangatlah relevan dalam pengetrapan, dimana kita sangat membutuhkan perhatian yang serius untuk menyikapi beberapa hal dalam kehidupan dewasa ini. 

Dalam memasuki tahun 2014, kata Komandan, kita sudah mulai menyaksikan perkembangan kehidupan nasional yang dinamikanya sangat cepat serta berbagai aspirasi dan kepentingan yang tidak semuanya dapat seiring sejalan, adalah wajar bila kemudian terjadi peningkatan suhu politik yang semakin meningkat. 

Menyikapi permasalahan tersebut kepada seluruh prajurit Lanud Sultan Hasanuddin beserta keluarganya untuk tidak terlibat atau melibatkan diri dalam perkara yang bukan menjadi domain TNI . ” tentunya tidak ada larangan bahkan merupakan kewajiban para prajurit serta PNS TNI untuk selalu mengikuti perkembangan situasi guna menambah ilmu pengetahuan dan memperluas wawasan melalui media massa”. Tegas Marsma TNI Dody Trisunu.

Baca juga:  Lanud Tanjungpinang Ziarah Rombongan Di TMP Pusara Bakti

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel