Berita

Meeting for Safety Flight di Lanud Sulaiman

Dibaca: 52 Oleh 01 Sep 2020Tidak ada komentar
Meeting for Safety Flight di Lanud Sulaiman
#TNIAU 

TNI AU.  Kepala Dinas Operasi Letkol Lek Aang Sukmaya, S.T., M.I.Pol., mewakili Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Mohammad Nurdin melaksanakan rapat dan diskusi bersama para pengurus Bandung Flying Club (BFC) dalam acara “Meeting for Safety Flight” bertempat di balai pertemuan “Microlight Club House dr. Notopanji” Lanud Sulaiman, Kec. Margahayu, Kab. Bandung. Senin (31/8/2020).

“Setiap pergerakan apapun yang harus tetap diutamakan dan diperhatikan adalah safety. Jadikan budaya safety melekat dalam setiap aktivitas atau kegiatan sehingga dapat memperkecil accident dan incident,” kata Kadisops.

Wakil Ketua Bandung Flying Club (BFC), Roni Aprilyanto pada paparannya menyampaikan bahwa BFC memiliki tiga jenis pesawat yaitu  Trike, Paramator, dan Fixwing. Penerbangan  BFC bersifat experimental sehingga  dari persiapan hingga penerbangan tanggung jawab berada di tangan penerbang itu sendiri, dan TNI AU (Lanud Sulaiman) memiliki andil besar dalam hal keselamatan penerbangan.”Semua harus dipersiapkan, baik pesawat, kondisi penerbang, maupun kondisi cuaca,” jelasnya  yang juga mengatakan bahwa penerbang BFC harus memahami kemampuan jenis pesawat yang beragam. BFC sendiri memiliki jenis pesawat Quick Silver, MXL, dan Challangger.

Penerbangan BFC melaksanakan beberapa misi penerbangan yaitu traning flight, refresing, navigasi exercise, aero towing, and Cross Country. Sementara Rencana penerbangan diinformasikan ke Lanud Sulaiman paling lambat satu hari sebelumnya. Sebelum atau selama melaksanakan giat penerbangan harus berkoordinasi dengan meteo terkait data-data cuaca,” jelasnya lagi.

Kasubsi Baseops  Lettu Tek Cecep pada kesempatan itu menyampaikan tugas dan kewajiban Subsi PLLU (Pengawas Lalu Lintas Udara)  dalam memberikan informasi penerbangan terhadap pesawat-pesawat yang berada di daerah latihan (training area), melaksanakan briefing dan menyiapkan personel serta peralatan penerbangan terjadwal, tidak terjadwal, dan darurat.

Sementara dari Intelijen Kapten Sus Zulhaidir Musadi Kaur Intelud Lanud Sulaiman menyampaikan agar  semua personel BFC agar dan penumpang yang akan dibawa wajib mengurus security clearen.

Acara tersebut  dihadiri  Wakil Ketua BFC  Bapak Ivan,  Karuosp Lanud Sulaiman Mayor Lek Saikul Malik,  Kasipotdirga Kapten Tek Agus Sudarjo, Babinsa Lanud Sulaiman,  dan para penerbang BFC.

 

Baca juga:  Apel Kesiapsiagaan PPRC TNI 2019 di Lanud Abd Saleh

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel