Berita

Memadamkan Api Juga Ada Tekniknya

Dibaca: 22 Oleh 24 Agu 2016Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Beberapa kejadian kebakaran yang mengakibatkan objeknya cepat habis terbakar terjadi selain diakibatkan kecerobohan manusia itu sendiri, juga kesalahan dalam proses pemadamannya. Hal tersebut disampaikan oleh Kasubsi Base Rescue Lanud Husein S, Lettu Tek Sutamat saat memperkenalkan beberapa jenis alat pemadam dan fungsinya di Personel Lanud Husein, di Lapangan Apel Mako Lanud Husein, Senin (22/08).

Dijelaskan pula, Sebagai bagian dari standar keamanan, gedung-gedung kantor atau tempat tinggal yang dibangun wajib memiliki Apar (Alat Pemadam Kebakaran) yang ditempatkan pada tempat-tempat tertentu. Gedung atau perkantoran yang memenuhi standar keamanan dengan menempatkan beberapa apar di dalamnya berarti telah memenuhi K3 atau standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Sebelum mengetahui jenis apar dan fungsinya, ada baiknya jika Anda mengenal pembagian kategori jenis sumber api terlebih dahulu. Kebakaran pada umumnya diklasifikasikan menjadi 4 kategori, yaitu: Kelas A, yaitu kebakaran yang bersumber dari bahan padat biasa yang mudah terbakar. Contohnya adalah kayu kering, kertas, karet, plastik, dan lain sebagainya, Kelas B, yaitu sumber kebakaran berasal dari bahan cair dan gas yang mudah menyala apabila terkena api. Contohnya adalah bensin, solar, thinner, gas elpiji, dan lain sebagainya, Kelas C, yaitu adalah sumber kebakaran yang berasal dari hubungan arus pendek atau kelistrikan. Contohnya adalah generator listrik, pemasangan kabel yang tidak tepat, dan sebagainya, Sedangkan Kelas D adalah kebakaran yang disebabkan oleh terbakarnya benda logam, seperti magnesium, potassium, lithium, dan lain-lain.

Baca juga:  KOLONEL PNB AGUS RADAR SUCAHYO JABAT KOMANDAN LANUD ADI SOEMARMO

Setelah menerima penjelasan singkat, juga dipraktekan teknik memadamkan api dengan benar, yakni cara memegang karung basah, menyesuaikan arah angin, serta cara menghindar dari bahaya jilatan api. Dari kesemuanya tersebut tentu kita tidak pernah berharap akan terjadi kebakaran, oleh karenanya diharapkan kita selalu waspada dan berhati-hati dalam melihat lingkungan dan penggunaan listrik yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel