Berita

MEMBANGUN POSTUR “MINIMUM ESSENSIAL FORCE”, ADALAH KEBIJAKAN STRATEGIS

Dibaca: 8 Oleh 22 Mei 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Pembangunan postur menuju kekuatan pokok minimum atau “Minimum Essensial Force”, merupakan jalan tengah kebijakan strategis pembangunan kekuatan maupun pembinaan kemampuan matra udara, Demikian Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP mengatakan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Inspektur Upacara Komandan Lanud Wiriadinata Letkol Pnb Tata Budi Pratama pada upacara peringatan Ke-64 tahun hari Angkatan Udara di Lanud Wiriadinata, Jumat ( 9/4).

 

Lebih lanjut Kasau mengatakan kekuatan dan kemampuan pertahanan minimum yang diharapkan akan dapat dicapai pada tahun 20019. Diharapkan Angkatan Udara mampu melaksanakan tugas sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang, dalam kondisi darurat maka kekuatan dan kemampuan tersebut akan relatif cepat dikembangkan menjadi kekuatan ideal untuk menghadapi perang sebagai jalan terakhir yang harus kita tempuh demi tetap tegaknya NKRI.

 

Guna meningkatkan postur yang tangguh serta professional dalam mengemban tugas, Angkatan Udara berupaya membangun kekuatan dan memodernisasi serta meregenerasi Alutsista yang dimiliki, hal tersebut tidak terlepas dari amanat Presiden Republik Indonesia tentang revitalisasi industri pertahanan negara, paparnya.

Baca juga:  Ketua Pia AG Koharmatau: Arisan sebagai Wadah Silaturahmi Bandung-Koharmatau

 

Dibagian lain Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP mengatakan dalam menyongsong tahun 2010, telah menetapkan beberapa sasaran pembinaan yang harus diketahui dan dijiwai oleh setiap insan Angkatan Udara. Sasaran pembinaan jangka pendek adalah tidak terjadinya accident pada tahun 2010 ini, atau “Year No accident”, sedangkan sasaran jangka panjang adalah menjadikan TNI Angkatan Udara sebagai “ The First Class Air Force”, tegasnya.

 

Pada Upacara peringatan ke-64 tahun hari Angkatan Udara ini diikuti oleh seluruh anggota Lanud Wiriadinata dan Pramuka SMU/SMK Angkasa, upacara kali ini diwarnai dengan pengucapan Sapta Marga, penganugrahan Satya Lencana Kesetiaan 8 tahun, 16 tahun dan 24 tahun. Para undangan yang hadir pada upacara tersebut Dirut. Dahana, Manager PT. DI, Ketua dan pengurus Pia Ardhya garini Cabang 7 / Daerah I Lanud Wiriadinata dan anggota PPAU Cabang Tasikmalaya. Sebagai acara tambahan digelar demo terbang pesawat aeromodelling yang dibawakan oleh tim aeromodelling kota Tasikmalaya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel