Berita

Membangun Suatu Negara Pertama Dan Utama Membangun Jiwa

Dibaca: 8 Oleh 10 Apr 2017Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Membangun suatu negara, membangun ekonomi, membangun teknik, membangun pertahanan adalah pertama- tama, dan tahap utamanya adalah membangun jiwa. Demikian Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahtjanto mengatakan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Komandan Lanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb M. Tonny Harjono pada upacara peringatan ke-71 TNI AU di Lapangan upacara Dirgantara Lanud Adi Soemarmo, Kabupaten Karanganyar, Minggu (9/4).

Lebih lanjut Kasau mengatakan mencermati hal tersebut, jiwa prajurit penjaga dirgantara bukan hanya pintar tapi harus dilandasi dengan jiwa ksatria, militan, loyal dan professional, sebagai jiwa airmanship. Pintar tidak diimbangi dengan sifat ksatria tidak akan bertanggung jawab, pintar tanpa militansi akan mudah menyerah dan pintar tidak punya loyalitas akan menjadi disertir.

“Untuk itu, saya tekankan kepada seluruh airmanship, agar selalu bertindak dan bersikap sesuai kode etik prajurit tni, yaitu sapta marga, sumpah prajurit, delapan wajib TNI dan sebelas azas kepemimpinan. Disamping itu, salah satu konsekuensi logis dari airmanship adalah, faktor keselamatan terbang dan kerja yang menjadi tolak ukur keberhasilan dalam setiap embanan tugas”, tegasnya.

Baca juga:  Senkom Lanud Rsn Gelar Panen Jagung

Dibagian lain Kasau juga mengharapkan agar selalu menempatkan faktor keselamatan terbang dan kerja pada prioritas pertama dalam setiap pelaksanaan tugas. “Inilah yang saya maksudkan terkait dengan sudut pandang untuk Angkatan udara sebagai instropeksi”.

Kasau juga menyampaikan untuk kesejahteraan rakyat, peran TNI Angkatan Udara harus seiring dan sejalan dengan visi dan misi pemerintah yang dirumuskan kedalam sembilan agenda prioritas yang dikenal dengan Nawa Cita, diantaranya, menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara.

Implementasi dari hal tersebut, maka konsep gelar kekuatan harus mengacu kepada bentuk ancaman, baik potensial maupun faktual, kemampuan alutsista dan gelar kekuatan yang merata, sehingga mampu memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara, karena ruang udaranya telah dijaga, demikian harapan Kasau.

Pada upacara tersebut juga dianugrahkan penghargaan dari Pemerintah RI berupa tanda kehormatan Bintang Swa Bhuana Paksa Nararya yang disampaikan Inspektur Upacara kepada Kasi Binlambangja Lanud Adi Soemarmo Kapten Lek Pratikno.

Baca juga:  Dankodikau Serahkan Golf Car Untuk Operasional Sekbang

Seusai upacara peringatan HUT ke-71 dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para juara lomba bola voli putra /putri , lomba kebersihan kantor dan rumah dinas serta ditutup dengan demo pesawat Aeromodelling oleh Fasida Jateng .

Hadir pada upacara peringatan HUT ke-71 TNI AU Komandan Depohar 50 Kolonel Lek Wahyu Widodo, para Pejabat Daerah Surakarta, para pimpinan TNI/POLRI Surakarta, Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 3/ Gabungan II Lanud Adi Soemarmo, Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 7/ Gabungan III Depohar 50, para Kepala Dinas dan Komandan Skadik di jajaran Lanud Adi Soemarmo.

 

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel