Berita

Mengecat Monumen Pesawat P-51 Mustang

Dibaca: 110 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Dua pesawat P-51 Mustang yang dijadikan monumen dan ditempatkan di pintu gerbang masuk Mabes TNI AU Cilangkap mulai Kamis (25/3) dibersihkan serta dicat ulang.

 

Pengecatan ulang tersebut dilakukan oleh personel dari Skadron Teknik 021 Lanud Halim Perdanakusuma dan direncanakan untuk dua pesawat berlangsung selama dua minggu.

 

Pesawat P-51 Mustang dibuat tahun 1940 oleh pabrik pesawat North American, merupakan warisan dari Militaire Luchtvaart dan menjadi kekuatan Skadron Udara 3 (Pemburu) yang berpangkalan di Lanud Cililitan saat itu (sekarang Lanud Halim Perdanakusuma).

 

Dalam sejarah TNI Angkatan Udara, pasca Perang Kemerdekaan, pesawat tersebut perannya sangat handal melaksanakan berbagai operasi untuk menumpas pemberontakan, antara lain Operasi Tegas tahun 1955 menumpas separatis PRRI/Permesta, Operasi Sapta Marga tahun 1958 menumpas PRRI di Medan, Operasi Merdeka tahun 1957 menumpas pemberontakan Permesta di Manado, Operasi 17 Agustus tahun 1958 di Pekanbaru, Padang dan Bukit Tinggi, Operasi Trikora, Operasi Dwikora dan sebagainya.

 

Dalam Operasi Merdeka, pesawat P-51 Mustang melahirkan Ace (baca As–gelar yang diberikan kepada penerbang yang berprestasi dalam melaksanakan misi penerbangan) pertama bagi penerbang Indonesia yang dilakukan oleh Kapten IGN Dewanto ketika menembak jatuh pesawat B-26 Permesta di perairan Maluku yang diterbangkan Allan Lawrence Pope, seorang pilot bayaran dari Amerika.

Baca juga:  Penerjun Mako Korpaskhas Laksanakan Rapid Test dan Swab Antigen

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel