Pustaka

Mengenal pesawat pengganti Fokker 27

Dibaca: 46 Oleh 05 Jul 2012Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Dunia penerbangan tanah air kembali berduka. Belum kering kesedihan akibat jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 beberapa waktu lalu di Gunung Salak, kini kejadian nahas ini kembali terulang. Pesawat Fokker 27 jatuh dan menimpa delapan rumah warga di sekitar Bandara Halim Perdanakusuma.

Fokker 27 sendiri adalah pesawat lawas. Meski demikian pihak TNI AU menyatakan bahwa pesawat yang dipiloti Mayor Penerbang Heri setiawan tersebut masih laik untuk terbang.

Jauh sebelum kecelakaan nahas itu terjadi, pemerintah dan DPR telah sepakat untuk mengganti pesawat angkut sedang jenis tersebut dengan menambah 10 unit pesawat C-295 bermesin turboprop-kembar yang diproduksi oleh Airbus Military di Spanyol.

Pesawat CN-295 yang akan dibuat dalam rangka kerjasama antara PT DI dan Airbus Military Spanyol, dikenal sebagai C-295 (versi Spanyol) adalah pesawat angkut taktis militer twin turboprop produksi Airbus Military di Spanyol. Pesawat yang melakukan terbang perdananya pada tahun 1998 merupakan pengembangan dari pesawat CN-235, dengan peningkatan muatan sebesar 50 persen dan diperbaharui dengan mesin (engine) PW127G yang baru. Pesawat ini diproduksi dan dirakit di kawasan Airbus Military di Bandara San Pablo, Seville , Spanyol.

Baca juga:  K. 31

C-295 cukup popular dan dipergunakan sebagai pesawat taktis, di mana tercatat 14 negara menggunakan pesawat ini yang dipergunakan dengan berbagai fungsi. Hingga tanggal 4 Agustus 2011 telah dilakukan 85 kontrak pembelian dan telah di operasikan sebanyak 75 pesawat.

Pesawat C-295 buatan Spanyol ini mempunyai tiga varian. Pertama C-295M (versi transport militer,  kapasitas untuk angkut  73 pasukan, 48 pasukan payung/para, 27 tandu, lima 2,24 × 2,74 m (88 × 108 cm) palet atau tiga kendaraan ringan. Kedua, versi C-295MPA/Persuader (versi patroli maritim/anti kapal selam). Ketiga versi C-295 AEW&C (Prototype airborne early warning and control version with 360 degree radar dome).

Pesawat C-235 merupakan kandidat pengganti beberapa angkut taktis lainnya. seperti de Havilland Kanada DHC-5 Buffalo (Canadian Forces), de Havilland DHC-Kanada 4 Caribou (Australia) dan Fokker F-27 (TNI-AU). Kelebihan dari pesawat buatan Spanyol ini adalah karena mempunyai pintu belakang /ram door seperti C-130 Hercules.

Kasus kecelakaan sejak penerbangan pertama terjadi di Polandia pada 23 Januari 2008, dimana  sebuah  CASA C-295 AU Polandia yang  terbang dari Warsawa menuju Miroslawiec telah  jatuh saat akan mendarat di Pangkalan Udara 12 dekat Miroslawiec , semua penumpang dan awak kapal berjumlah 20 orang tewas. Dari hasil penyelidikan, diketahui terjadi keteledoran dan lima personil AU kemudian diberhentikan. Pada 31 Oktober 2011 AU Ceko melakukan grounded sementara C-295 yang mereka miliki setelah perjadi insiden saat akan mendarat terjadi salah satu engina mati mendadak. Pesawat mendarat dengan selamat.

Baca juga:  TNI AU Tambah 102 Alutsista Baru

Spesifikasi C-295/CN-295. Crew dua orang, payload 9.250 kg, takeoff weight : 23,200 kg (51,146 lbs), Powerplant: 2 × Pratt & Whitney CanadaPW127G Hamilton Standard 586-F (six bladed),  1,972 kW (2,645 hp) each. Maximum speed: 576 km/h (311 knots, Cruise speed: 480 km/h (260 knots, 300 mph), Ferry range: 5,220 km (3,240 mi; 2,820 nmi), Takeoff run: 670 m (2,200 ft), Landing run: 320 m (1,050 ft).

Negara-negara pengguna C-295. Spanyol/Spanish Air Force (13 pesawat), Alzajair (Patmar dan transport), Brazil/Brazilian Air Force (12 pesawat), Chili/Chilean Navy (3 C-295 MPA), Kolumbia/Columbian Air Force (4 pesawat), Republik Ceko/Czech Air Force memesan 4 C-295M), Mesir/Egypt Air Force memesan 3 pesawat untuk transport taktis dan logistik). Finlandia (Finnish Air Force, mengoperasikan 2 C-295M dan memesan satu C-295M), Ghana/Ghana Air Force memesan 2 C-295, Yordania/Royal Yordan Air Force memesan 2 pesawat. Meksiko(mexican Navi mengoperasikan 4 C-295, Mexican Air Force mengoperasikan 10 buah), Polandia (Polish Air Force mempunyai 12 pesawat, accident satu sisa 11 pesawat). Portugal (Portuguese Air Force mengoperasikan 12 C-295), Indonesia (TNI AU akan mengoperasikan 9 pesawat CN-295 akan menerima pada 2012 sampai semester kedua 2014).

Baca juga:  K. 57

Sumber : http://www.merdeka.com/peristiwa/pesawat-cn-295-akan-gantikan-fokker-27.html

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel