Berita

MENGENAL TINGKAT STRES DAN PENANGGULANGANNYA DALAM BRIEFING PAGI DI LANUD IWJ

Dibaca: 21 Oleh 19 Jun 2013Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Apakah anda sering merasa takut, kuatir dan gampang sekali marah-marah, dalam menghadapi situasi dan kondisi yang tak terpecahkan atau sulit terpecahkan ? jika iya berarti anda sedang mengalami stres, demikian dikatakan Lettu Kes Martin Herdiansyah, S.Psi., dalam paparannya pada briefing pagi di ruang Tedy Kustari, Disops Lanud Iswahjudi, Rabu (18/6), yang dihadiri Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Yuyu Sutisna, S.E., dan segenap pejabat dan seluruh penerbang Lanud Iswahjudi.

Menurut Lettu Kes Martin Herdiansyah, S.Psi., tipe dapat dibedakan menjadi dua yaitu, Eustress, danDistress.Eustress, yaitu hasil dari respon terhadap stres yang bersifat sehat, positif, dan konstruktif (bersifat membangun). Hal tersebut termasuk kesejahteraan individu dan juga organisasi yang diasosiasikan dengan pertumbuhan, fleksibilitas, kemampuan adaptasi, dan tingkat performance yang tinggi.

Sedangkan Distress, yaitu hasil dari respon terhadap stres yang bersifat tidak sehat, negatif, dan destruktif (bersifat merusak).Hal tersebut termasuk konsekuensi individu dan juga organisasi seperti penyakit kardiovaskular dan tingkat ketidakhadiran (absenteeism) yang tinggi, yang diasosiasikan dengan keadaan sakit, penurunan, dan kematian.

Baca juga:  Keterlibatan Lanud J.B. Soedirman dalam Penanganan Covid-19 di Wilayah Kogasgabpad IV/Diponegoro

Sementara tahapan stres menurut Ps. Kasubsipsi Sibinpers Dispers Lanud Iswahjudi Lettu Kes Martin Herdiansyah, S.Psi., menjelaskan ada tiga tahapan stres. Stres Tahap I ( Adjusted ), yaitu susah tidur, mudah cemas, mudah marah, pusing, sulit berkonsentrasi, jantung berdebar-debar, gangguan lambung dan keringat dingin.

Stres Tahap II (Neurosis), yaitu anti sosial, agresif, menentang, mudah meledak-ledak oleh hal sepele serta depresi dan kecemasan yang irasional. Tahap III (Psikosis), hilangnya kemampuan menilai secara realistik, kesadaran diri terganggu dan gila/psikosis.

Untuk menanggulangi stres Lettu Kes Martin, menyarankan untuk selalu berbagi dan komunikasikan dengan orang lain, relaksasi, rekreasi, olahraga yang teratur, istirahat yang cukup, menjaga pola makan, jangan menumpuk pekerjaan, pemijatan, mendengarkan musik dan positive thingking. 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel