Berita

Menhan RI Menerima Tiga Pesawat Tempur Sukhoi Dari Rusia

Dibaca: 15 Oleh 29 Sep 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Pemerintah Rusia yang diwakili Duta Besar Rusia Alexander Ivanov, Senin(27/9) menyerahkan tiga unit pesawat Tempur Sukhoi SU-27 SKM buatan KNAPO (Komsomolsk Amure Aircraft Production Association) Rusia kepada Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro di Apron Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin Makassar yang disaksikan oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsekal Madya TNI Edi Haryoko, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat dan Dubes RI untuk Rusia Hamid Awaludin, Deputy Director General of The Federal State Unitary Enterprise “Rosoboronexport “Rusian, Victor Mikhailovich Komardin.

 

Acara dihadiri beberapa Pejabat Kemhan, Mabes TNI , Mabes TNI AU dan Komisi I DPR RI serta para pejabat lainnya diantaranya Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo SH,MSi,MH diwakili Pejabat Dishub Sulsel , Pangkoopasu I Marsekal Muda Edi Suyanto, Pangkoopsau II Marsekal Muda TNI R. Agus Munandar, Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Amril Amir, Kapolda Sulselbar Irjen Pol Johny Wainal Usman, Komandan Lantamal VI Brigjen TNI (Mar) Chaidier Patonnory dan Pangkosekhanudnas II Marsekal Pertama TNI Abdul Muis serta Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Agus Supriatna, Para Pejabat Muspida dan Undangan lainnya.

Baca juga:  OPEN TOURNAMENT PIALA DANLANUD PADANG CUP I

 

Dengan penambahan tiga unit pesawat Tempur SU-27 SKM semakin melengkapi dan menambah kekuatan Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin dengan sepuluh Pesawat Tempur Sukhoi tipe SU-30 MK 2, SU-27 SK dan SU- 27 SKM, yang datang secara bertahap yaitu tahap pertama tahun 2003 dua Sukhoi SU- 27 SK dan dua Sukhoi SU -30 MK dan awal tahun 2009 tiga unit pesawat SU-30 MK 2 serta yang baru saja datang di bulan September 2010 adalah tiga unit Sukhoi SU-27 SKM.

 

Menhan Purnomo Yusgiantoro dalam sambutannya mengatakan dengan penambahan pesawat tempur Sukhoi merupakan bagian dari pembangunan kekuatan pertahanan untuk memberikan kekuatan pokok TNI, dalam rangkaian itu pada Renstra 2010-2014 selama lima tahun itu, pemerintah merencanakan akan tarus untuk menambah pesawat tempur, terutama pesawat tempur Sukhoi, untuk tercapainya satu Skadron yang utuh dan tangguh.

 

Hal itu, kata Menhan, merupakan wujud perhatian pemerintah pada program pengembangan matra udara, program ini bertujuan untuk mewujudkan kekuatan TNI AU yang mampu menyelenggarakan pertahanan udara nasional, serta menegakan hukum dan menjaga keamanan di wilayah udara yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional.

Baca juga:  Lanud RHF Gelar Sosialisasi Program JKN-KIS BPJS

 

Dalam kesempatan tersebut, Menhan bersama Dubes Rusia, Kasum TNI,Sekjen Kemhan, Kasau dan Pejabat lainnya meninjau ketiga pesawat tempur Sukhoi SU-27 SKM yang dilanjutkan konferensi pers yang dihadiri Menham, Kasum TNI, Kasau, Dubes Rusia dan Dubes RI untuk Rusia, Sekjen Kemhan dan Pejabat Dishub mewakili Gubernur Sulsel.

 

Sementara itu, pada waktu yang sama sebelum acara penyerahan pesawat tempur Sukhoi, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro berkenan melaksanakan penerbangan dengan pesawat Tempur Sukhoi dengan Pilot Letkol Pnb Toni Haryono yang menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin. Sebelum melaksanakan penerbangan diawali briefing penerbangan yang menjelaskan tentang teknis penerbangan yang disampaikan Komandan Skadron Udara 11.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel