Berita

Menjadi Haji yang Mabrur

Dibaca: 3 Oleh 18 Sep 2012Tidak ada komentar
Menjadi Haji yang Mabrur
#TNIAU 

Kemampuan ekonomi, kesehatan dan fisik saja tidak cukup sebagai jaminan untuk dapat menunaikan ibadah haji dengan baik, melainkan hanya umat muslim yang mendapat petunjuk dan hidayah Allah SWT yang bisa melaksanakan ibadah haji dengan khusyuk sehingga menjadi haji yang mabrur.

Penegasan tersebut, disampaikan Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat S.IP pada acara pelepasan 35 orang jamaah calon haji TNI Angkatan Udara tahun 1433 H/2012 M di Mabesau Cilangkap, Selasa (18/9). Dihadiri Wakasau Marsdya TNI Dede Rusamsi, para pejabat TNI AU, Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Dra. Maya Imam Sufaat dan para pejabat TNI AU.

Dikatakan, sebagai umat muslim wajib bersyukur karena Allah SWT telah menurunkan petunjuk-Nya melalui agama yang telah ditetapkan seperti ibadah haji, selain itu menjauhkan hal-hal yang dilarang-Nya.

Menurutnya, ibadah haji tidak hanya memiliki makna ritual saja, namun juga merupakan salah satu rukun Islam yang mengandung makna sosial. Makna ritual dengan mengaktualisasikan keimanan dan ketaqwaan melalui syariat agama kepatuhan, ketaatan dan keikhlasan niat dalam mencapai hubungan kepada Allah SWT, sedang makna sosial dari ibadah haji, yaitu perubahan sikap dan perilaku dalam menjalin hubungan kepada sesama dengan saling menghormati, menjaga, menghargai dan saling mengasihi.

Baca juga:  RAPAT PERENCANAAN LATIHAN BERSAMA SKADRON UDARA 31 DENGAN USAF

Sementara itu Kadiswatpersau Marsma TNI Madar Sahib HS., PSC., SSP selaku penanggung jawab pelaksanaan urusan ibadah haji TNI AU menyampaikan, bahwa 35 orang calon jamaah haji TNI Angkatan Udara tahun 1433H/ 2012, tergabung dalam kloter 29 JKG DKI dalam rombongan dua, direncanakan masuk Asrama Haji tanggal 10 Oktober dan berangkat Kamis (11/10).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel