Berita

Menteri Pertahanan : Tahun 2014, 9 Pesawat CN 295 Buatan PT DI Perkuat TNI AU

Dibaca: 13 Oleh 28 Okt 2011Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

“Sembilan unit Pesawat angkut sedang jenis CN 295 buatan PT Dirgantara Indonesia pada Oktober 2014 akan memperkuat jajaran TNI Angkatan Udara”, demikian antara lain ceramah pembekalan Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro M.Sc., M.A., Kamis (27/11) di Bangsal Srutasala, Seskoau, Lembang, Bandung Barat kepada 122 perwira siswa Seskoau angkatan 48 beserta para Perwira Penuntun. Pembekalan merupakan program pendidikan Seskoau dalam memberikan pengetahuan khususnya perkembangan terakhir kebijakan-kebijakan pertahanan negara Republik Indonesia, agar dapat dicermati kemudian diimplementasikan setelah pelaksanaan pendidikan.

Menhan dalam pembekalannya mengetengahkan tema “Kebijakan dan strategi pertahanan”, didampingi Komandan Seskoau Marsekal Muda TNI Boy Syahril Qamar, SE., secara umum menjelaskan kebijakan penyelengaraan pertahanan negara mulai dari dinamika lingkungan strategis hingga kebijakan pertahanan negara pada TNI sebagai komponen utama. Untuk kebijakan minimum essensial force (MEF) atau standar kekuatan pokok TNI juga telah tertuang dalam pengembangan postur pertahanan hingga 2014-2024. “Kebutuhan berbagai alat utama sistem senjata tiap-tiap angkatan telah di data oleh Kementerian Pertahanan, untuk realisasinya akan dilaksanakan secara bertahap dan melibatkan berbagai pihak terkait”, demikian tegas Menhan.

Baca juga:  Danlanud Rsn: Dalam Melaksanakan Tugas Jangan Lupa Berdoa

Menhan juga menyinggung tentang beberapa masalah aktual seperti peningkatan sumber daya manusia TNI melalui pengembangan Universitas Pertahanan untuk program strata 2 dan 3, setelah lulusan Akademi TNI disetarakan dengan strata 1. Disinggung pula mengenai Peace Keeping Center di Sentul seluas sekitar 260 hektar sebagai ikon Kementerian Pertahanan karena di dalamnya berfungsi sebagai pusat penyiap dan latihan pasukan TNI untuk keperluan perdamaian dunia, antiteror, penanggulangan bencana dan laboratorium bahasa. Beberapa perbaikan dari segi kesejahteraan menurut Menhan antara lain peningkatan biaya prosentase perawatan kesehatan dari sekitar 2 prosen per bulannya, ditambah 2 prosen lagi dari anggaran negara, sehingga tiap personel TNI biaya prosentase kesehatannya 4 prosen per bulan dan dapat berobat ke berbagai rumah sakit terdekat, walaupun bukan Rumah Sakit di jajaran TNI.

Dalam acara hadir pula Wadan Seskoau Marsekal Pertama TNI Madah Sahib HS., Psc., SSP., para pejabat Seskoau dan dosen/Patun Seskoau.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel