Berita

Menumbuh Kembangkan Minat Dirgantara Melalui Dukungan Penerjunan

Dibaca: 5 Oleh 20 Des 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Skadron Udara 2 Wing 1 Lanud Halim Perdanakusuma sebagai salah satu satuan di jajaran Koopsau I yang mengoperasikan pesawat angkut sedang jenis F-27 TS dan CN-235. Berbagai jenis penugasan dapat dilakukan oleh pesawat-pesawat yang dioperasikan oleh Skadron Udara 2, diantaranya : Pengangkutan Personel maupun materiil, Penerjunan, SAR terbatas, Pengintaian terbatas, Pengangkutan Medis Udara (PMU), Kegiatan penerbangan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung tugas-tugas operasi TNI AU. Skadron Udara 2 saat ini di bawah pimpinan Komandan Skadron Udara 2 Letkol Pnb Muhammad Mujib.SE.,MM. senantiasa memelihara kemampuan untuk melaksanakan penerjunan baik terjun statik ataupun freefall.

 

Kegiatan penerjunan ini tidak hanya dapat dilaksanakan dalam rangka operasi ataupun latihan penerjunan militer Akan tetapi kegiatan ini dapat juga dilakukan dalam rangka olah raga dirgantara terjun payung. Dimana kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam menumbuhkembangkan potensi dan minat dirgantara bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan kata lain bahwa melalui kegiatan penerjunan inilah kita dapat menunjukkan eksistensi TNI AU dalam kehidupan masyarakat. Sehingga diharapkan minat terhadap olahraga dirgantara dapat semakin bertambah, yang tentunya akan menambah besarnya potensi kedirgantaraan yang ada.

Baca juga:  AAU LATIH CALON GURU 3T

 

Pada puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Senin, 20/12, Skadron Udara 2 turut berperan serta aktif dalam pelaksanaan demo terjun payung. Sebanyak 38 peterjun diterjunkan dari pesawat A-2302 dengan ketinggian 6000 ft di lintasan start sirkuit balap Sentul Kabupaten Bogor. Para peterjun tersebut melaksanakan penerjunan dengan membawa 33 bendera (giant flag) yang merupakan lambang-lambang Provinsi yang ada di Indonesia. Selain itu dikibarkan juga 4 giant flag khusus yang berupa bendera merah putih, bendera HKSN, bendera Sirkuit Sentul, bendera karang taruna dan bendera Pertamina.

 

Kegiatan penerjunan dalam acara yang juga dihadiri oleh Presiden RI tersebut menjadi salah satu ajang untuk mengenalkan olah raga dirgantara terjun payung pada khususnya dan TNI AU pada umumnya. Kegiatan-kegiatan seperti inilah yang dapat menjadi media untuk mengenalkan TNI AU kepada masyarakat. Dengan harapan yang lebih besar minat tersebut dapat ditumbuhkan menjadi potensi di bidang dirgantara atau yang kita kenal sebagai salah satu usaha pembinaan potensi dirgantara (binpotdirga).

Baca juga:  Danlanud SMH Pimpin Apel Khusus Idul Fitri 1439 H

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel