Pustaka

Mesin Pembunuh Super Cepat Bakal Muncul di 2025

Dibaca: 840 Oleh 19 Jun 2013Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 
detail berita
X-51A Waverider (Foto: Space)

CALIFORNIA – Senjata berteknologi tinggi bakal digunakan militer Amerika Serikat (AS) pada dekade mendatang. Rencana AS untuk mengusung senjata dengan kemampuan tembak super cepat ini bergantung pada riset lanjutan mengenai kendaraan tempur hipersonik seperti Air Force’s X-51A Waverider.

Dilansir Space, Selasa (21/5/2013), senjata mutakhir ini bisa melesat di udara dalam kecepatan lima kali lipat kecepatan suara sekira 10 tahun mendatang. Satu dekade mendatang merupakan waktu yang tepat, di mana pihak militer AS tengah menyempurnakan dan optimis untuk menggunakan teknologi senjata tersebut.

Program Manager X-51A untuk Air Force Research Laboratory Aerospace Systems Directorate, Charlie Brink mengatakan, Angkatan Udara AS menyiapkan teknologi agar matang dalam rentang waktu hingga 2020. “Kami ingin menunjukkan Warfighter yang kami siap untuk memulai,” kata Charlie.

Menurutnya, hingga jangka waktu 2025-2030, pihak Angkatan Udara belum akan terjun ke medan perang. Untuk X-51A Waverider, armada udara ini telah selesai diuji coba terbangkan pada awal bulan ini.

Baca juga:  K. 19

Rudal jelajah AS umumnya mampu meluncur di kecepatan 500 sampai 600 mph (800 sampai 965 kilometer per jam). Dengan teknologi canggih ini, maka penerbangan hipersonik bisa membawa rudal melesat di kecepatan sedikitnya Mach 5 atau lima kali kecepatan suara.

Satu kali kecepatan suara sekira 762 mph atau 1.226 kilometer per jam. Brink melanjutkan, kecepatan super ini tidak mendukung untuk pertempuran, tetapi juga meningkatkan kemampuan bertahan pada sistem ketika berada di wilayah musuh.

Militer AS mencari cara untuk mendapatkan kemampuan menyerang cepat. Untuk itu, pengembang robot dari Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) meluncurkan dua prototipe pesawat bom tak berawak, HTV-2.

Militer Angkatan Udara AS bekerja dengan DARPA pada program X-51A senilai USD300 juta yang dimulai pada 2004. (fmh)

sumber: http://techno.okezone.com

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel