Berita

Mewujudkan TNI Yang Profesional, Tangguh dan Dedikatif

Dibaca: 61 Oleh 05 Okt 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Tak terasa 65 tahun sudah TNI mengabdi kepada kepada Ibu Pertiwi. Di usia yang tergolong senja bagi seorang manusia, namun tidak bagi prajurit TNI di seluruh Nusantara, di Lapangan Murdjani Banjarbaru Kalimantan Selatan, Upacara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 Tentara Nasional Indonesia diselenggarakan, diikuti oleh seluruh unsur kesatuan TNI ( AD, AL, AU ), Polri dan instansi sipil lainnya, Selasa (5/10). Menginjak usia ke-65 ini TNI semakin solid dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin berat.  

 

Selain itu, TNI semakin manunggal dengan rakyat, terbukti dengan banyaknya kegiatan–kegiatan sosial yang dilaksanakan TNI untuk masyarakat di hari jadinya yang ke-65.

 

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut berlangsung kurang lebih 45 Menit dengan Inspektur Upacara (Irup) Komandan Korem 101 Antasari Kolonel Inf Heroes Padupai, serta dihadiri oleh para undangan dari berbagai unsur militer dan sipil. Dalam sambutan Panglima TNI yang dibacakan oleh Irup, menyatakan bahwa perjalanan TNI hingga saat ini, bukan tanpa pengorbanan. Oleh sebab itu, sebagai generasi penerus TNI, kita sampaikan rasa hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan para rakyat pejuang, yang telah mendedikasikan diri dan hidupnya kepada TNI, Bangsa dan Negara Indonesia, dengan senantiasa meningkatkan kualitas diri, guna memperbesar kualitas pengabdian TNI dalam pembangunan nasional. Untuk itu TNI senantiasa membangun mekanisme kerja dan hubungan antar kelembagaan dalam rangka menegakkan kedaulatan dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca juga:  KONTRIBUSI POSITIF DARI PENYUMPAHAN PNS

 

Dalam Upacara peringatan hari jadi TNI yang ke 65 kali ini mengabil tema “TNI sebagai bhayangkari negara bersama seluruh komponen bangsa, siap menegakkan kedaulatan dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI” tema tersebut adalah semangat TNI dalam melaksanakan tiga aspek fundamental tugas pokok TNI bersama komponen bangsa lainnya, yaitu Pertama, menegakkan kedaulatan negara, Kedua, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Ketiga, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan Bangsa dan Negara.

 

TNI harus selalu mengasah diri untuk mencermati kecenderungan perkembangan lingkungan strategis global, regional, dan Nasional. Saat ini kita dihadapkan kepada delapan kelompok ancaman keamanan bersifat aktual, yaitu keamanan Selat Malaka, terorisme, separatisme, pelanggaran wilayah perbatasan dan pulau-pulau kecil terluar, bencana alam, kegiatan-kegiatan illegal, konflik horizontal dan kelangkaan energi.

 

Selain itu Panglima TNI dalam sambutannya mengatakan lagi bahwa akan terus melanjutkan kebijakan “Optimalisasi Peran TNI“ dalam rangka membantu percepatan proses pembangunan nasional serta kehidupan berbangsa dan bernegara, untuk mencapai empat tujuan pokok yaitu pertama, membantu meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, yang tercermin dalam kesadaran bela negara; kedua, membantu meningkatkan kecerdasan dan kesejahteraan rakyat ; ketiga, membantu penegakan disiplin, tata tertib dan hukum; serta keempat, membantu meningkatkan citra bangsa indonesia di mata dunia melalui pelibatan TNI dalam operasi perdamain dunia dibawah naungan PBB.

Baca juga:  SERTIJAB DANYON 465 PASKHAS

 

Pada kesempatan yang sama panglima TNI memberikan 7 perintah harian yang harus di depodamai oleh Para prajurit TNI yang point enam salah satunya untuk meningkatkan kewaspadaan dengan senantiasa mencermati setiap perkembangan lingkungan dan optimalkan lapor cepat dalam rangka deteksi dini dan cegah dini terhadap ekses negeatif perkembangan lingkungan.

 

Puncak Peringatan upacara HUT TNI ke 65 diwarnai dengan parade dan defile yang diikuti oleh seluruh jajaran TNI seluruh Kalimantan Selatan. Selain upacara dilaksanakan pula atraksi-atraksi dari prajurit-prajurit handal TNI dari tiga Angkatan yaitu demonstrasi pertempuran jarak dekat serta Atraksi Karate yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit, terutama dalam operasi pengamanan pemukiman dan penanganan terorisme yang terjadi di Indonesia sebagai bentuk penguatan dasar Prajurit TNI dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Sebelum puncak peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-65 tahun 2010 di Banjarmasin dilaksanakan telah digelar berbagai kegiatan, diantaranya tenis meja, volly, tenis lapangan, lomba lari 10 K, donor darah, MOP, anjangsana dan Ziarah Nasional.

Baca juga:  JUNIOR OFFICER EXCHANGE VISIT RSAF DI MAKOOPSAU I

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel