Berita

Monumen Kapten Udara Gunadi Di Lanud Dominicus Dumatubun

Dibaca: 155 Oleh 09 Agu 2016Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Masih dalam rangkaian memperingati Hari Bakti ke-69 TNI Angkatan Udara dan untuk melestarikan nilai-nilai kepahlawanan yang terjadi di wilayah Maluku terutama di Tual dan Maluku Tenggara, Lanud Dominicus Dumatubun secara khusus memperbaiki kembali Tugu Kapten Udara Gunadi yang terletak didepan mess Perwira tepatnya di Lapangan Apel Lanud D. Dumatubun. Monumen ini dibangun untuk mengenang pelaku sejarah Operasi Trikora dalam memperjuangkan kembalinya Irian Barat kepangkuan Republik Indonesia.

Seperti yang di sampaikan oleh Komandan Lanud D. Dumatubun Letkol Pnb Hantarno Edi Sasmoyo, menurut sejarah pada masa itu Pangkalan Letfuan/Langgur digunakan sebagai Pangkalan Depan untuk penyerangan. Pada tanggal 29 Juni 1962 dilaksanakan Operasi Pengintaian terhadap kapal-kapal disekitar 12 mil dari perairan Tual, Langgur dan Letfuan, akan tetapi ternyata sejarah mencatat hari tersebut sebagai hari kelabu bagi misi Operasi tersebut karena Flight Leader pesawat Mustang yaitu Kapten Udara Gunadi mengalami Abort Take off, pesawat sudah Airbone tetapi tidak bisa naik dan kemudian menabrak sebuah bukit kecil yang terletak beberapa ratus meter diujung Landasan Letfuan dan jatuh terbakar. Kejadian gugurnya Kapten Udara Gunadi tersebut disaksikan langsung oleh Panglima Mandala Mayor Jenderal Soeharto yang pada waktu itu sedang berada di Pangkalan Letfuan.

Baca juga:  Upacara Mingguan di Kosekhanudnas III

Demi mengenang jasa almarhum Kapten Udara Gunadi tersebut maka dibangunlah sebuah monumen di Pangkalan Langgur yang sekarang disebut Lanud Dominicus Dumatubun, pada waktu itu pembangunan monumen tersebut diresmikan langsung oleh Panglima Komando Daerah Udara VII (Pangkodau VII) yang saat itu dijabat oleh Komodor Udara Sukardi.

Dengan telah diperbaikinya monumen tersebut, maka diharapkan dapat terus mengabadikan kejadian Heroik pada masa perjuangan dan bagi para penerus TNI Angkatan Udara dapat selalu menghargai perjuangan dan pengorbanan para pendahulu-pendahulu dalam menegakkan persatuan dan kesatuan NKRI.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel