Berita

Monumen Pesawat AT-16 Harvard Berdiri di Lanud Adi

Dibaca: 183 Oleh 05 Jan 2011Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Monumen pesawat AT-16 Harvard berdiri gagah di Taman Komplek Perumahan Blok F Lanud Adisutjipto. Monumen yang terletak di ujung jalan Letkol Pnb Widigdo tersebut menurut Kepala Dinas Logistik (Kadislog) Lanud Adisutjipto Kolonel Tek Susanto, saat dihubungi Rabu (5/1) selain dimaksudkan sebagai sarana untuk Pembinanaan Potensi Dirgantara juga dimaksudkan untuk melestarikan semangat juang para pendahulu TNI Angkatan Udara. 

Pesawat AT-16 Harvard menurut Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Letkol Sus Drs. Sudarno merupakan produk dari negara Amerika Serikat. Keberadaan pesawat latih dasar AT-16 Harvard menurutnya merupakan warisan dari Militaire Luchtvaart, bersamaan dengan penyerahan Pangkalan Udara Andir dari Militaire Luchtvaart kepada Angkatan Udara Republik Indonesia Serikat pada tanggal 12 Juni 1950. 

“Penyerahan dari pihak Militaire Luchtvaart Belanda, diwakili oleh Mayor E.J Van Kuppen, sedang dari pihak AURIS diwakili Mayor Udara Wiweko Soepono selaku Ketua Sub Panitia Penerimaan Materiil dan Personel dari Militaire Luchtvaart,” papar Kepala Museum.

Lebih lanjut Kepala Museum menjelaskan, pada masa perkembangan TNI Angkatan Udara, pesawat AT-16 Harvard tidak hanya digunakan di Sekolah Penerbang atau Sekolah Penerbang Lanjutan di Andir dan Kalijati saja, namun juga untuk semi operasional yaitu pesawat latih yang dipersenjatai dan dapat dipergunakan untuk tugas-tugas operasi.   

Baca juga:  Lanud Sjamsudin Noor Peringati HUT WARA ke 55 Tahun 2018

Tugas operasi yang pernah diemban oleh pesawat AT-16 Harvard antara lain Operasi Penumpasan DI/TII di Jawa Barat, Operasi Penumpasan PRRI di Sumatera, Operasi Penumpasan G 30 S/PKI dan sisa-sisanya serta Operasi Pengamanan Pemilu pada tahun 1971.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel