BeritaFoto

Nakes RSAU dr. Sukirman Lanud Rsn Terima Vaksinasi ke-3

Dibaca: 7 Oleh 07 Okt 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 10 07 at 10.50.50
#TNIAU 

TNI AU. Untuk mengejar target herd immunity telah dilaksanakan vaksinasi dosis ke-3, yang diperuntukkan bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSAU dr.Sukirman Lanud Rsn Pekanbaru, Kamis (7/10/21).

Pada kesempatan tersebut, Kepala RSAU dr.Sukirman Lanud Rsn Mayor Kes dr.Irwan Janu Sucipta, Sp.KP., menjelaskan bahwa vaksinasi dosis ketiga ini menggunakan vaksin Moderna, harapannya, antibodi yang terbentuk di dalam tubuh Nakes semakin meningkat, karena tenaga kesehatan berada dalam zona layanan Covid-19, sehingga harus mendapatkan imunitas lebih kuat agar mampu melayani masyarakat pada umumnya.

“Untuk vaksinasi tahap ketiga ini, harus melalui vaksin tahap pertama dan kedua, baru diberi yang ketiga ini. Pemberian vaksin ini penting untuk dilakukan karena mereka berada di garda depan zona pelayanan Covid-19. Adapun nakes yang menerima vaksin meliputi tenaga dokter spesialis, dokter sub spesialis, umum, perawat, hingga nakes penunjang lainnya”,katanya.

dr.Irwan Janu sebagai dokter spesialis kedokteran penerbangan kembali mengatakan, vaksinasi ke-3 bagi Nakes jadi prioritas. Sebab mereka paling berisiko terpapar selama sekian jam bersama pasien Covid-19.

Baca juga:  Kasau Ikuti HUT RI ke-76 di Istana Negara Secara Virtual

“Apalagi dalam waktu dekat pihak RSAU dr. Sukirman Lanud Rsn bersama relawan lainya akan melaksanakan vaksinasi massal di GOR Andalan Lanud Rsn untuk masyarakat umum, dengan sistem drive thru melalui pendaftaran online”,ungkapnya.

dokter berdarah Minang tersebut mengatakan, dari hasil penelitian, antibodi seseorang yang sudah divaksin Sinovac akan menurun setelah enam bulan, sehingga khusus tenaga kesehatan yang bersinggungan dengan pasien Covid-19 harus diperkuat lagi antibodinya, maka vaksin Moderna menjadi pilihan karena memiliki beberapa kelebihan, memiliki bahan dasar yang berbeda dengan vaksin Sinovac.

“Moderna ini berbasis mRna corona, keunggulannya akan memicu respon seluler yang lebih baik, terkait dengan efikasi atau kemanjurannya berdasarkan dari penelitian mencapai 80 sampai 95 persen.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel