Berita

NI KONSISTEN WUJUDKAN KEKUATAN POKOK MINIMUM

Dibaca: 7 Oleh 19 Jan 2011Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Makna dan hakekat dari kekuatan “cukup” adalah kekuatan yang mampu mengemban tugas-tugas operasional, yang setiap saat dapat dikembangkan bila diperlukan. Kekuatan yang tidak berlebihan di tengah keterbatasan anggaran dan sekaligus tidak ketinggalan di tengah kemajuan teknologi militer, namun tetap memancarkan deterrence effect atau “daya tangkal” yang tinggi, sehingga disegani oleh kawan atau lawan.

 

Demikian antara lain sambutan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E yang dibacakan oleh Wakil Komandan Seskoau Marsekal Pertama TNI Madar Sahib HS.,Psc.,SSP. Selaku inspektur upacara pada upacara 17-an, Senin (17/1) di lapangan apel Seskoau, Lembang, Bandung Barat.

 

Panglima TNI juga menekankan aspek pembinaan terhadap apa yang telah dimiliki, baik personel, alkap, alut dan alutsista harus terus dilaksanakan dan ditingkatkan. Hal tersebut dimaksudkan untuk mencapai usia pakai yang optimal dan menghindari serta menekan terjadinya “resiko” yang dampaknya bukan hanya dapat merugikan prajurit dan materiil yang digunakan, melainkan langsung atau tidak langsung akan mengurangi kesiapan operasional satuan dalam melaksanakan tugas.

Baca juga:  Lanud ABD Saleh Gelar Apel Natal dan Tahun Baru di Bandara Abdulrachman Saleh

 

Pada kesempatan ini juga Panglima berpesan agar masing-masing satuan di jajaran TNI mengevaluasi kinerja tahun 2010 lalu dan segera menindaklanjutinya dalam rangka menjawab konsekuensi dari tunjangan kinerja yang diberikan negara kepada prajurit TNI. “Karena itu perlu dipahami oleh seluruh prajurit dan PNS TNI, bahwa tunjangan kinerja yang diberikan oleh negara menuntut hasil kinerja yang lebih baik dan apabila tidak meningkat maka bukan tidak mungkin tunjangan tersebut akan ditinjau kembali atau bahkan dicabut,” tegas Panglima.

 

Untuk itu Panglima berharap kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk meningkatkan produktivitas kerja sesuai bidang masing-masing. Kepada komandan satuan di jajaran TNI diminta untuk senantiasa melakukan pengawasan, pemeriksaan, koreksi dan instrospeksi terhadap peningkatan kinerja, tertib administrasi, serta mengeliminir tindakan kontra produktif terhadap pemberian tunjangan kinerja yang dapat mengganggu citra dan pelaksanaan tugas pokok TNI.

 

Hadir pada upacara bulanan kali ini Para Direktur, Kadep, Perwira Penuntun, dan Pasis Seskoau angkatan 48, serta seluruh anggota Seskoau.

Baca juga:  HARI BHAKTI TNI ANGKATAN UDARA KE 63 TAHUN 2010

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel