Berita

NKRI Adalah Harga Mati dan Tidak Bisa Ditawar Lagi

Dibaca: 117 Oleh 19 Mei 2011Tidak ada komentar
NKRI Adalah Harga Mati dan Tidak Bisa Ditawar Lagi
#TNIAU 

Para komponen bangsa telah sepakat bahwa Negara Kesatuan Rerpublik Indonesia adalah harga mati dan tidak bisa ditawar, untuk itu komitmen tersebut harus tetap kita pegang sampai kapanpun dan dimanapun. Kita harus berani bertindak tegas jika ada wacana dan pemikiran yang menginginkan lepas dari NKRI, karena hal ini akan menjadi benih bagi daerah lain untuk melepaskan diri dari Negara Kesataun Republik Indonesia.

Demikian sambutan Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat yang dibacakan Komandan Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Pnb Mujianto,ST mewakili Komandan Lanud Sultan Hasanuddin , bertindak sebagai Insppektur Upacara bendera tujuhbelasan, Rabu (18/5) di Apron Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin yang diikuti oleh seluruh anggota Lanud Sultan Hasanuddin dan Batalyon 466 Paskhas ,baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil.

Selanjutnya Kasau mengatakan, oleh karenanya diperlukan peran serta aktif dari seluruh komponen bangsa, adanya kemauan dari semua unsur untuk bekerja sama didalam menyelesaikan permasalahan bangsa, dengan dilandasi cinta tanah air, rasa kebangsaan, kerelaan berkorban untuk kepentingan bangsa dan Negara di atas kepentingan individu atau golongan, serta dengan saling bahu-membahu menyelesaikan.

Baca juga:  Sembahyang Tilem Jiyestha di Pura Sanggabhuana

TNI Angkatan Udara, kata Kasau, sebagai salah satu komponen bangsa yang menjaga integritas keutuhan wilayah NKRI, sangat berkepentingan dalam menyikapi masalah ini, oleh karenanya saya mengajak kepada seluruh Prajurit TNI Angkatan Udara, PNS dan Keluarga untuk selalu waspada serta terus mengikuti perkembangan masalah ini secara seksama, sehingga tidak terjerumus dalam kegiatan tersebut yang merugikan diri sendiri, keluarga, satuan serta organisasi Angkatan Udara.

“Kita yakin dengan kerja keras, bangsa Indonesia akan mampu untuk berdiri tegak menjadi bangsa yang besar, bangsa yang bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia” tegas Kasau.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel