Berita

Nota Kesepahaman Lanud Singkawang II Ditandatangani

Dibaca: 101 Oleh 28 Mei 2015Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I (Pangkoopsau I) Marsekal Muda TNI A. Dwi Putranto, Rabu (27/5) menandatangani Nota Kesepahaman antara TNI Angkatan Udara dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, dan Pemerintah Kabupaten Bengkayang, tentang penggunaan bersama pangkalan TNI Angkatan Udara Singkawang II sebagai Bandara Sanggau Lego untuk kegiatan penerbangan perintis di Kabupaten Bengkayang.

Penandatangan dilakukan antara Marsekal Muda TNI A. Dwi Putranto bertindak untuk dan atas nama TNI Angkatan Udara dengan Suprasetyo bertindak untuk dan atas nama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Cornelis bertindak untuk dan atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Suryadman Gidot bertindak untuk dan atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkayang.

Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis melalui Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kalimantan Barat, Anthony Sebastian Runtu, M.si mengatakan digunakannya Lanud Singkawang II sebagai Bandara Sanggau Ledo untuk kegiatan penerbangan perintis diharapkan dapat mendukung percepatan dan perluasan pembangunan Provinsi Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Bengkayang. Diharapkannya pula, penerbangan dari dan ke Kabupaten Bengkayang dapat membuka akses ke daerah-daerah terpencil di wilayah Kalimantan Barat.

Baca juga:  Pertemuan Rutin dan Arisan IKKT PWA BS V

Senada dengan Gubernur Kalimantan Barat, Pangkoopsau I mengatakan, penggunaan bersama Pangkalan TNI Angkatan Udara Singkawang II tidak hanya menjadi jembatan udara saja, namun juga diharapkan dapat menjadi jawaban kebutuhan masyarakat akan transportasi udara komersial yang semakin meningkat. 

Namun mengingat Lanud Singkawang II merupakan salah satu pangkalan militer, Pangkoopsau I meminta agar Pelaksanaan Bandara Perintis Sanggau Ledo, khususnya Unit Penyelenggara Bandar Udara Rahadi Oesman Ketapang Provinsi Kalimantan Barat, untuk tetap mengutamakan kepentingan pertahanan dengan tidak mengabaikan fungsi pangkalan udara Singkawang II sebagai komponen pertahanan negara.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel