Berita

Nuansa Idul Qurban 2016 Di Lanud Halim Perdanakusuma

Dibaca: 18 Oleh 13 Sep 2016Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Nuansa peringatan Idul Qurban di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta tahun 1437 Hijriah/2016 Masehi ini berlangsung demikian khidmat. Walaupun sholat id yang digelar Senin (12/9) di apron Skadron Udara 2 dan 17, berlokasi cukup jauh dari pemukiman masyarakat, tidak mengurangi ribuan keluarga besar TNI AU dan warga untuk berbaur bersama guna menggemakan takbir Ilahi dan menunaikan sholat id pada Hari raya Idul Adha tahun 2016 secara bersama-sama.

Dalam sambutannya Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Sri Mulyo Handoko, S.IP.,M.AP., menyatakan “Anjuran berkurban, bermula dari kisah penyembelihan Nabi Ibrahim Alaihi Salam kepada putra terkasihnya Nabi Ismail Alaihi Salam. Kisah tersebut merupakan potret puncak kepatuhan seorang hamba kepada Tuhannya. Kecintaan Nabi Ibrahim kepada anaknya tidak menghalangi ketaatannya kepada Tuhan. Model ketakwaan tersebut, patut kita teladani bersama,” ujarnya.

Ditambahkan dengan tema “Melalui Hikmah Idul Adha 1437 Hijriah / 2016 Masehi Kita Tingkatkan Kesholehan Spiritual, Intelektual dan Emosional Prajurit TNI Guna Meningkatkan Jiwa Rela Berkorban dalam Pelaksanaan Tugas Dan Terwujudnya Kesholehan Sosial Dalam Membina Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat, sangatlah relevan diaktualisasikan tuntutan tugas Prajurit/PNS TNI, yang selain memerlukan pengorbanan, dalam kehidupan sosialnya juga berupaya berbaur, peduli dan berbagi dengan masyarakat agar jalinan persatuan terjaga,” tegas Danlanud Halim.

Baca juga:  Danlanud Halim P. dan Anggota Gowes Barsama

Sedangkan Ustadz Drs H. Taum Puli M.Ag., sebagai penceramah antara lain mengingatkan kepada para jamaah sholat id akan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT, Tuhan Semesta Alam agar senantiasa dalam ampunan-Nya. Disebutkan secara bahasa Idul Adha berarti kembali dari keterasingan secara spiritual untuk dekat kepada Allah. Idul Qurban diperingati umat muslim karena adanya keteladanan dari Nabi Ibrahim AS yang rela dan ikhlas mengorbankan putranya untuk disembelih atas perintah Allah SWT. Ditambahkannya saat ini ada Ismail-ismail berupa kedekatan kita pada hal-hal keduniawian seperti harta, jabatan dan lainnya yang perlu disembelih, agar kita dapat mendekat pada Tuhan guna mencapai derajat sebagai insan yang bertaqwa.

Menurut Letkol Sus Drs H. Sujono, Kepala Pembinaan Mental (Kabintal) Lanud Halim Perdanakusuma pada tahun 2016 ini, dari 12 lokasi pengumpulan hewan qurban yang tersebar di kompleks-kompleks perumahan di Lanud Halim Perdanakusuma berhasil dikumpulkan 75 ekor sapi dan 423 ekor kambing dan domba. Hal ini mengalami peningkatan sekitar 119 ekor dibandingkan tahun lalu yang mengumpulkan 74 ekor sapi dan 305 kambing serta domba.

Baca juga:  Yasarini Lanud Surabaya Kunjungi SLB Al-Azhar Surabaya

Untuk di Masjid Shiratunur, tempat Danlanud Halim Perdanakusuma menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada panitia dilaksanakan penyembelihan terhadap 11 sapi dan 7 kambing. Setelah disembelih dan dikemas, daging-daging hewan kurban tersebut kemudian dibagikan kepada yang berhak dengan cara membagikan 750 kupon, beberapa hari sebelumnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel