Berita

OBESITAS DAN OSTEOPOROSIS DENGAN RESIKONYA

Dibaca: 114 Oleh 09 Jun 2011Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Selain itu, Obesitas bukan hanya tidak enak dipandang mata tetapi merupakan dilema kesehatan yang mengerikan, secara langsung berbahaya bagi seseorang. Begitu juga dengan penyakit Osteoporosis yaitu penyakit tulang yang mempunyai sifat–sifat khas berupa massa tulang yang rendah disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas serta jaringan tulang yang dapat menimbulkan kerapuhan tulang, demikian ceramah kesehatan pada acara arisan IKKT Pragati Wira Anggini Ranting 02 Kosekhanudnas I yang disampaikan oleh Mayor Ckm dr. Nunuk S.R, SpKFR Kasi Rehabilitasi Medik RSPAD Gatot Subroto bertempat di Aula Iskandar , Kosekhanudnas I, Rabu (8/6). 

Dalam sambutannya Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Ranting 02 Kosekhanudanas I Ny. Ratna M. Barkah antara lain mengatakan, dengan mengikuti arisan kita dapat bersilaturahmi dan saling mengenal khususnya sesama anggota IKKT Pragati Wira Anggini Ranting 02 Kosekhanudnas I, selain itu kita dapat mengetahui beberapa informasi–informasi yang tentunya sangat bermanfaat bagi kehidupan dimasa mendatang. Pada kesempatan tersebut Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Ranting 02 Kosekhanudnas I mengajak kepada seluruh ibu–ibu yang hadir untuk dapat mendengarkan ceramah tentang kesehatan. 

Baca juga:  Terbentuk Pengurus FASI Propinsi Sulsel Masa Bakti 2011-2015

Dalam ceramah kesehatan tersebut yang disampaikan oleh Mayor Ckm. Dr. Nunuk SpKFR bahwa wanita memiliki lemak tubuh yang lebih banyak dari dibandingkan pria, perbandingan yang normal antara lemak tubuh dengan berat badan adalah sekitar 25–30% pada wanita dan 18–23 % pada pria. Wanita dengan lemak tubuh lebih dari 30 % dan pria dengan lemak tubuh lebih dari 25 % dianggap mengalami obesitas. Kurangnya aktivitas fisik memungkinkan salah satu penyebab utama dari meningkatnya angka kejadian obesitas ditengah masyarakat makmur. Orang–orang yang tidak aktif memerlukan lebih sedikit kalori dan seseorang yang cenderung mengkonsumsi makanan kaya lemak dan tidak melakukan aktivitas fisik yang seimbang akan mengalkami obesitas. Secara ilmiah, obesitas terjadi akibat mengkonsumsi kalori lebih banyak dari yang diperlukan oleh tubuh. Penyebab terjadinya ketidakseimbangan antara asupan dan pembakaran kalori masih belum jelas. Pada pria biasanya lemak menimbun disekitar perut dan akan lebih mudah mengalami berbagai masalah kesehatan sedangkan wanita cenderung menimbun lemaknya dipinggul dan bokong. Penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma dan didalam dinding dada bisa menekan paru–paru, sehingga timbul gangguan pernafasan dan sesak nafas meskipun penderitanya hanya melakukan aktivitas ringan. Obesitas bukan hanya tidak enak dipandang mata tetapi merupakan dilema kesehatan yang mengerikan. 

Baca juga:  DANLANUD SAM IKUTI SOSIALISASI PERLUASAN BANDARA SJAMSUDIN NOOR TAHAP I

Osteoporosis merupakan suatu penyakit saat tulang-tulang menjadi rapuh dan mudah patah akibat hilangnya sebagian kalsium dalam tulang. Osteoporosis sering juga disebut silent disease karena proses hilangnya kalsium dari tulang terjadi tanpa tanda–tanda atau gejala. Biasanya, penderita menyadari terserang osteoporosis setelah mengalami patah tulang yang juga biasanya terjadi dipaha, tulang belakang dan pergelangan tangan. Bagian tulang manapun bisa terpengaruh , akan tetapi yang paling membutuhkan perhatian jika kerapuhan terjadi pada tulang paha dan belakang. Patah tulang paha hamper selalu membutuhkan tindakan operasi dan dapat mengganggu kemampuan berjalan dan bahkan bisa menyebabkan cacat permanent sampai kematian. Sementara patah tulang belakang juga memiliki konsekuensi serius, seperti tubuh memendek, nyeri punggung dan perubahan bentuk punggung. Untuk itu dengan berolahraga memberikan keuntungan dalam meningkatkan kebugaran tubuh dan tulang, olah raga juga mampu menjadi pengobat berbagai penyakit termasuk osteoporosis. Olah raga dan latihan secara teratur mempunyai efek positif terhadap kepadatan massa tulang dan kekuatan tulang. 

Hadir pada kegiatan tersebut hadir para Asisten Kosekhanudnas I dan seluruh perwiraKosekhanudnas I.

Baca juga:  Upacara Peringatan ke-70 HUT RI di Lanud Surabaya

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel