Berita

Operasi Gabungan Pom TNI di Wilayah Sulut dan Gorontalo

Operasi Gabungan Pom Tni Di Wilayah Sulut Dan Gorontalo
#TNIAU 

TNI AU.  Gabungan POM TNI ( POM AD, POM AL, dan POM AU ) mengadakan operasi gabungan dalam rangka Penegakan Tata Tertib dan Disiplin berlalulintas (Gaktibplin Lalulintas) bagi personel TNI di wilayah hukum Sulawesi Utara dan Gorontalo, baik personil TNI AD, TNI AL dan TNI AU serta masyarakat umum, yang dilaksanakan di Jl. E.E. Martadinata, Jembatan Miangas, Dendengan Luar, Kecamatan Tikala Kota Manado, Minggu (21 /7).

Pelaksanaan operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Triwulan III adalah dari POMAL VIII Manado. Dasar pelaksanaan Operasi Gabungan ini adalah sesuai Surat Perintah Danlantamal VIII Nomor Sprint/535/ VII/2019 tanggal 1 Juli 2019 dengan sandi “Waspada Wira Hiu -19” di wilayah hukum Lantamal VIII. Operasi gabungan gaktib berlalulintas dilakukan meliputi pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor, serta kelengkapan kendaraan bermotor seperti helm dan kaca Spion serta pemakaian knalpot racing. Jumlah personil yang terlibatkan dalam operasi gabungan sebanyak 28 anggota POM Angkatan dan Satlantas Polres Manado, antara lain 2 personil POM AD, 15 Personil POM AL, 4 personil POM AU dan 7 personil Satlantas Polresta Manado.

Operasi Gabungan di awali dengan apel kesiapan serta pengecekan peralatan di kantor POM AL Lantamal VIII, Jl. CH. Taulu, Bumi beringin. Operasi Gabung di mulai pukul 22.00 dan selesai pukul 00.30, berhasil menjaring para pelanggar antara lain : 17 kendaraan pengguna knalpot racing dan 8 orang berkendara tanpa Helm. Untuk anggota TNI maupun Polri, tidak ada yang terjaring pada operasi gabungan saat itu. Seluruh barang bukti yang terjaring dan tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraannnya disita Satlantas Polresta Manado.

Operasi gabungan ini mendapat apresiasi dari masyarakat kota Manado. Warga kota Manado mengucapkan terimah kasih kepada petugas POM Angkatan karena baru pertama kali dilaksanakan operasi penggunaan knalpot racing yang sangat mengganggu ketenangan warga, karena menimbulkan suara yang bising, terutama di malam hari. Demikian PenLanudSri menginfokan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel