Berita

Operasi “Sayap Maleo”, Sapu Illegal Fishing

Dibaca: 6 Oleh 11 Des 2014Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Salah satu operasi TNI yang dilaksanakan TNI AU sepanjang tahun adalah operasi pengintaian udara dengan call sign “Sayap Maleo”. Operasi “Sayap Maleo” merupakan operasi pengintaian udara strategis  yang pelaksanaannya dibawah kendali Komando Operasi TNI AU (Koopsau) II yang bermarkas di Makassar, Sulawesi Selatan. 

Tahun 2014, operasi “Sayap Maleo” TNI AU digelar di wilayah timur Indonesia, yang meliputi wilayah perairan Sulawesi, Maluku dan Papua. Tujuan operasi ini adalah terwujudnya stabilitas keamanan di wilayah yurisdiksi nasional termasuk wilayah ZEE Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pesawat yang digunakan jenis Boeing 737-200 surveilance dari Skadron Udara 5 Pangkalan TNI AU (Lanud) Sultan Hasannudin Makassar.

Pada pelaksanaan operasi “Sayap Maleo ‘14”, pesawat boeing 737-200 yang di terbangkan oleh Kapten Pnb Hendro Sukadani menempuh rute penerbangan Lanud Sultan Hasannudin, Laut Banda, Patimura , Laut Arafuru, dan Merauke.  Dalam operasi kali ini, pesawat boeing 737-200 berhasil mendeteksi ratusan kapal yang sedang melaksanakan aktifitas di perairan Arafura.    Hasil dari pengintaian tersebut, datanya dilaporkan ke Mabes TNI sebagai informasi terkini untuk mendukung operasi lainnya maupun pihak-pihak yang membutuhkan.  

Baca juga:  Aeromodelling dan Trike Meriahkan Bulan Dirgantara di Lanud Sulaiman

Operasi “Sayap Maleo” TNI AU tentunya sangat efektif dalam mendukung program pemerintah dalam menekan kegiatan illegal fishing yang marak di sejumlah wilayah perairan Indonesia.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel