Berita

Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Hujan Buatan Wilayah Kalselteng Ditutup

Dibaca: 4 Oleh 21 Nov 2013Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Musim kemarau yang melanda wilayah Provinsi Kalimantan Selatan saat ini berdampak terjadinya penurunan volume air di waduk Riam Kanan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Pemerintah Daerah Propinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Propinsi Kalimantan Selatan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah selama satu bulan telah melaksanakan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau yang sering dikenal dengan istilah hujan buatan. Pelaksanaan TMC yang dilaksanakan dari tanggal 17 Oktober s.d. 17 November 2013 tersebut akhirnya telah selesai dan secara resmi ditutup oleh GM. PT. PLN Wilayah Kalselteng Bapak Yuddy Setyo Wicaksono, Rabu (20/11).

GM. PT. PLN Wilayah Kalselteng mengatakan bahwa dimusim kemarau ini jika tidak dilaksanakan hujan buatan maka kemungkinan akan berdampak debit air di waduk Riam Kanan akan mengalami krisis air yang kemungkinan mengakibatkan tidak beroperasinya PLTA Ir. PM. Noor sehingga terjadi pemadaman listrik secara bergilir secara terus-menerus dimusim kemarau. Selain itu, kegiatan TMC tersebut merupakan program tahunan PT. PLN bekerjasama dengan BPPT untuk mengatasi permasalahan kekurangan air di waduk riam kanan.

Baca juga:  PANTUKHIRDA CATAM TAHUN 2010 DI LANUD MEDAN

Komandan Lanud Sjamsudin Noor sebagai koordinator Posko pelaksanaan TMC di Kalsel yang dipusatkan di Lanud Sjamsudin Noor, dalam sambutannya mengucapkan selamat atas terlaksananya kegiatan TMC atau hujan buatan ini sehingga dapat berjalan dengan lancar dan selamat serta diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat Kalsel.

Dari hasil laporan yang disampaikan Ka UPT BPPT Hujan Buatan Bapak F. Heru Widodo bahwa hujan buatan yang dilaksanakan selama satu bulan di wilayah kalsel tersebut dalam pelaksanaan penyemaian garam (bibit hujan) di udara harus benar-benar akurat agar hujan dapat turun pada area yang telah ditentukan dan penerbangan yang telah dilakukan terhitung berjumlah 40 sorty 61 jam 12 menit.

Acara penutupan TMC tersebut dihadiri oleh pihak Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor, BMKG, staf PLN Wilayah Kalselteng, para pejabat Lanud SAM, para unsur terkait dan para undangan lainnya. Penyelenggaraan TMC Hujan Buatan tersebut terlaksana berkat Kerjasama PT. PLN Wilayah Kalselteng dengan BPPT serta didukung oleh Pemprov Kalsel, BMKG, TNI AU dan PT. NBA.

Baca juga:  Dankoharmatau : Bertekad Tingkatkan Inovasi dan Prestasi

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel