Berita

“OPTIMALISASI PERAN TNI”

Dibaca: 7 Oleh 17 Jul 2012Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

“Optimalisasi peran TNI merupakan wujud partisipasi aktif dan kontribusi nyata TNI dalam proses pembangunan nasional pada khususnya, serta kehidupan berbangsa dan bernegara pada umumnya”, demikian amanat Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, SE yang dibacakan Komandan Wing Pendidikan Teknik dan Pembekalan Kolonel Tek Sigit Priyono GSC, S.IP., M.Sc. selaku Inspektur Upacara pada upacara bendera 17-an yang dilaksanakan oleh satuan TNI AU di Kalijati, yang dilaksanakan dilapangan apel Skadik 303 Wingdiktekkal. Selasa (17/7)

Upacara yang diikuti oleh satuan jajaran TNI AU yang berada di Kalijati seperti Wingdiktekkal, Lanud Suryadarma dan Kompi B BS Paskhas dilaksanakan secara hikmah.

Dalam amanatnya Panglima TNI mengatakan, “Optimalisasi peran TNI sama sekali bukan bentuk ekspansi TNI seperti di masa lalu, untuk mencampuri atau mengambil alih peran dan tugas pokok institusi lain. Optimalisasi peran TNI semata-mata merupakan panggilan moral dan fungsional TNI dalam rangka menunaikan tugas kemitraan atau tugas perbantuan TNI kepada institusi atau lembaga lain, sepanjang diperlukan, sesuai dengan kemampuan dan batas kemampuan TNI, seperti sekarang yang kita lakukan dalam bentuk TMMD dan manunggal KB-kesehatan yang berlangsung cukup efektif.”

Panglima TNI juga mengungkapkan bahwa tugas TNI ke depan akan semakin berat dan sangat kompleks seiring dengan perkembangan situasi global dan dinamika lingkungan masyarakat yang semakin dinamis. Oleh sebab itu Panglima TNI mengharapkan agar TNI mampu mengoptimalkan inovasi dalam segala hal dan etos kerja yang tinggi guna mencapai optimalisasi tugas pokok satuan.

Dengan mencermati perkembangan global, bahwa dunia pada saat ini sedang mengalami situasi yang kurang kondusif, baik dari aspek ekonomi maupun keamanan.

Perekonomian global diprediksi belum pulih dari pengaruh krisis ekonomi di Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa, serta krisis keamanan di Timur Tengah, yang memiliki kecenderungan semakin memperburuk kondisi ekonomi global, Sehingga tahun 2012 akan menjadi tahun yang sulit dimana faktor ketidakjelasan ekonomi dunia akan semakin tinggi. Di tengah ancaman krisis global tersebut, perekonomian Indonesia memiliki kondisi yang baik, kondisi perekonomian Indonesia pada tahun 2012 diproyeksikan solid, dengan pertumbuhan hingga 6,7 persen. Namun pertumbuhan ekonomi tersebut belum cukup mendorong percepatan pembangunan, yang berarti juga belum cukup mendorong percepatan pembangunan di sektor pertahanan negara.

inilah situasi yang mungkin akan dihadapi di tahun 2012. Oleh karena itu, Panglima TNI mengajak seluruh jajaran TNI agar benar-benar mampu membaca situasi berikut segala kecenderungan perkembangannya, sehingga dapat meningkatkan pemikiran prediktif, dan langkah antisipatif dalam rangka menetapkan serta memelihara skala prioritas pembangunan kekuatan TNI dihadapkan kepada fluktuasi kondisi ekonomi dan keuangan negara. Disisi lain, tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara di era reformasi, mendorong untuk bekerja lebih cermat..

dan hati-hati sesuai agenda reformasi birokrasi TNI yang menjadi komitmen bersama, guna mendukung terciptanya good governance dan clean government yang menjadi policy pemerintah.

Baca juga:  Australian DCEO Beri Kuliah Taruna AAU

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel