Berita

Optimalisasi Peran TNI

Dibaca: 13 Oleh 19 Jul 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Isu yang sedang menghangat saat ini adalah Pemilu Kada, dalam tahun 2010 saja sebanyak 246 daerah di seluruh tanah air telah dan akan melaksanakan Pemilu Kada, dimana setiap pasca Pemilu Kada nyaris selalu menimbulkan dan menyisakan persoalan sosial politik.

Terkait hal tersebut, kepada seluruh prajurit untuk menjunjung tinggi komitmen “Netralitas TNI” dari segala bentuk kegiatan politik praktis, dan senantiasa membina Kemanunggalan TNI-Rakyat.   Demikian sambutan Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso yang dibacakan Komandan Wing 3 Kolonel Pnb Andyawan M.P. pada Upacara Bendera 17-an di lapangan Dirgantara, Senin (19/7).

Menurut Panglima TNI, isu lain yang sedang berkembang saat ini adalah isu Hak Pilih TNI.   Bagi TNI, masalah hak pilih ini sudah menjadi komitmen kita, sesuai UU Nomor 34 Tahun 2004 yang menegaskan bahwa TNI tidak boleh berpolitik praktis dan harus berada pada posisi netral.   Permasalahan hak pilih TNI kita serahkan kepada pemerintah dan Legislatif.

Lebih lanjut dikatakan bahwa menindaklanjuti Rapim TNI tahun 2010 yang lalu, salah satunya menetapkan kebijakan “Optimalisasi Peran TNI” dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.   Optimalisai peran TNI yang merupakan wujud partisipasi aktif dan kontribusi nyata TNI dalam proses pembangunan nasional.

Baca juga:  Dharma Pertiwi Harus Berpegang Pada Nilai-Nilai Budaya dan Jati Diri Bangsa

“Untuk itu saya tegaskan bahwa optimalisasi peran TNI  sama sekali bukan bentuk ekspansi seperti dimasa lalu, akan tetapi semata-mata panggilan moral dan fungsional TNI, dalam rangka menunaikan tugas kemitraan/tugas perbantuan TNI seperti pelaksanaan TMMD dan “Manunggal KB-Lestari” serta membantu penanggulangan bencana alam yang telah berjalan selama ini”, tegasnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel