Berita

P2M : Seorang Pemimpin Belum Tentu Seorang Manajer

Dibaca: 1061 Oleh 02 Feb 2017Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Dalam suatu kelompok kerja sering dijumpai Manajer yang tidak menghasilkan kinerja optimal bagi kelompok yang dipimpinnya, hal tersebut tentunya disebabkan karena kurang memahaminya kinerja yang diharapkan dari posisinya sebagai seorang Pemimpin kelompok kerja, kurang memahami peran Manajerial yang disandangnya, tidak mempunyai keterampilan Manajerial yang diperlukan untuk menghasilkan kinerja Manajerial yang ditargetkan serta kurang mampu berkoordinasi dan berkomunikasi. Karena seorang Pemimpin/Leader belum tentu seorang Manajer, akan tetapi seorang Manajer bisa berperilaku sebagai seorang Pemimpin/Leader asalkan dia mampu mempengaruhi perilaku orang lain untuk mencapai tujuan. Demikian disampaikan Kasubdis Psikologi Pendidikan, Kolonel Kes Dra. Sri Hastuti H., M.Si., pada giat Pelatihan Pengenalan Potensi Manajerial kepada Perwira Siswa Sekkau A-101 bertempat di Ksatrian Sekkau Halim Perdanakusuma, Rabu (1/2).

Lebih lanjut Kolonel Kes Dra. Sri Hastuti H., M.Si, menyampaikan bahwa tujuan pelatihan yang dilaksanakan ini sebagai upaya pembekalan aspek psikologis dalam bidang manajerial untuk menyadarkan potensi agar Perwira Siswa mengetahui dan memunculkan kesadaran akan potensi manajerial yang dimiliki dan untuk menyadarkan kemampuan agar Perwira Siswa menyadari bahwa potensi yang dimiliki akan menjadikan kemampuan manajerial yang dapat diaplikasikan dalam menghadapi persoalan manajerial di satuan serta dapat mengaktualisasikan kemampuan agar Perwira Siswa memiliki keyakinan untuk mampu mengaktualisasikan kemampuan manajerial yang dimiliki dalam mengatasi permasalahan manajaerial saat pelaksanaan tugas. Diharapkan pelatihan ini dapat mencapai sasaran agar Perwira Siswa memiliki wawasan dan pemahaman diri akan potensi manajerial yang dimiliki untuk dapat dikembangkan di kesatuannya masing-masing. Disampaikan pula bahwa untuk menjadi seorang pemimpin pertama-tama harus terlebih dahulu mengenal kelebihan dan kekurangan diri sendiri, orang lain dan memiliki konsep dasar kepemimpinan.

Baca juga:  Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primer Koperasi Dislitbangau TB. 2014

Pelatihan Pengenalan Potensi Manajerial (P2M) kepada Perwira Siswa Sekkau A-101 kali ini lebih ditekankan pada aspek motivasi, kerjasama dan gaya kepemimpinan., mengingat potensi motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah dan ketekunan seseorang untuk mencapai tujuannya sedangkan Kerjasama merupakan suatu usaha untuk mencapai satu atau tujuan bersama. Dan aspek kepemimpinan merupakan proses mempengaruhi atau memberi contoh kepada anggotanya dalam upaya mewujudkan pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel