Berita

Pagelaran Wayang Kulit Pecahkan Rekor Muri

Dibaca: 41 Oleh 25 Jul 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Pagelaran wayang kulit yang digelar di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo berhasil memecahkan Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI), baru baru ini. Pagelaran wayang kulit ini digelar dalam rangka Bulan Bakti memperingati ke-70 Hari Bakti TNI Angkatan Udara.

Rekor MURI yang dipecahkan dalam pagelaran wayang kulit ini karena seluruh pendukungnya adalah anggota TNI AU yang berasal dari seluruh wilayah Inonesia dari Sabang sampai dengan Merauke, dan tercatat di rekor MURI dengan nomor urut 8002.

Menurut Komandan Skadik 401 Lanud Adi Soemarmo Letkol Pnb Urip Widodo yang juga sebagai Dalang dalam pagelaran wayang ini mengatakan, semua pendukung dalam pagelaran ini adalah siswa Sekolah Pembentukan Perwira ( Setukpa) Angkatan ke-20 termasuk para pesinden semuanya adalah anggota Wanita Angkatan Udara (Wara) yang sedang mengikuti pendidikan.

Lebih lanjut Danskadik 401 menyampaikan Latihan para siswa sebelum pagelaran wayang kulit dalam rangka memperingati Hari Bakti ini cukup singkat, hanya satu setengah bulan, tapi Alhamdulillah semua bisa berjalan lancar, ungkap Danskadik 401.

Baca juga:  Rekreasi Bersama Lanud Singkawang II di Tanjung Bajau

Sebelum menyerahkan piagam penghargaan rekor MURI , Awan Rahargo wakil dari MURI menyampaikan bahwa pemberian piagam MURI adalah sebagai bentuk penghargaan dari MURI atas karya anak bangsa, yang dianggap langka dan unik.

Pihak MURI mengapresiasi dengan pagelaran wayang kulit di Lanud Adi Soemarmo ini karena telah melestarikan budaya bangsa “ Anggota TNI Angkatan Udara .ternyata tidak saja mahir dalam menggunakan senjata atau alutsista tapi juga mahir dalam memainkan alat musik gamelan dalam pagelaran wayang kulit ini “, katanya.

Sedangkan Komandan Lanud Adi Soemarmo Kolonel M. Tonny Harjono mengatakan bahwa pagelaran wayag kulit dengan mengambil lakon “Sang Gatotkaca” kiranya sangat tepat dan identik dengan tugas TNI AU sebagai penjaga kedaulatan Negara di dirgantara. Gatutkaca sebagai Ksatria yang sakti mandraguna dan tulus pengabdiannya, bahkan rela berkorban jiwa dan raga demi Negara, sehingga hal ini bisa menjadi tauladan bagi prajurit TNI AU dalam menjaga NKRI.

Acara diakhiri dengan penyerahan piagam rekor MURI dari Awan Rahargo kepada Danskadik 401 Letkol Pnb Urip Widodo dilanjutkan penyerahan tokoh wayang Gatutkaca dari Komandan Lanud Adi Soemarmo kepada Ki Dalang Cahyo Kuntadi S.Sn, M.Sn.

Baca juga:  5 Personil Lanud Maimun Saleh Naik Pangkat

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel