Berita

Pagelaran Wayang Semalam Suntuk di AAU

Dibaca: 5 Oleh 26 Agu 2013Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Wayang merupakan salah satu produk budaya bangsa yang sudah mendunia. Pelbagai macam seni terdapat dalam budaya wayang, mulai dari seni tari, seni tutur, seni lukis, seni suara hingga seni pahat. Untuk itu sudah menjadi tugas setiap komponen bangsa dalam melestarikannya.

Upaya tersebut juga dilakukan oleh Akademi Angkatan Udara (AAU). Dalam rangka memperingati HUT AAU ke-48 AAU dan HUT Kemerdekaan RI yang ke-68, AAU menggelar Wayang Semalam Suntuk yang akan dilaksanakan di Halaman Parkir Kolam Renang Tirta Krida AAU dengan mengambil Lakon “Tumuruning Wahyu Tohjali” yang dimainkan oleh dalang dari Surakarta Hadiningrat yaitu KRT Kris Suharto, SH, Sabtu (24/8).

Diawali dengan pemberian Wayang kepada dalang oleh Irjenau Marsda TNI JFP Sitompul, acara ini pun di mulai. Di sela-sela pagelaran pun ditampilkan bintang tamu dari RRI Surabaya yang terdiri dari Cak Momon, Cak Kukuh, Nyi Manyul, Nyi Rastini, Cak Kun Hadi dan Agus Kuprit yang mengocok dan menggelitik perut para hadirin yang menyaksikan dengan candaan dan lawakan khas mereka.

Gubernur AAU Marsda TNI Tabri Santoso, S.IP menyampaikan bahwa inti dari lakon ”Tumuruning Wahyu toh Jali” yang dipentaskan kali ini adalah dalam hidup kita bisa mengambil pelajaran tentang makna ”memayu hayuning bawana, ambrasta dur hangkara” yang artinya yaitu manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan, serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak.

“Untuk taruna sendiri, dengan meresapi pesan-pesan tersebut, diharapkan mereka dapat menjadi sosok seorang pemimpin yang disegan, dihormati serta mampu memberikan pengaruh yang baik bagi lingkungan disekitarnya”, lanjut Gubernur.

Gubernur juga menambahkan bahwa acara ini juga bertujuan untuk mempererat jalinan tali silaturahmi dengan masyarakat sekitar AAU serta memberikan hiburan kepada mereka.

Selain ratusan masyarakat sekitar yang menyaksikan, turut hadir dalam pagelaran wayang ini diantaranya para sesepuh TNI AU, pejabat Mabesau, pejabat sipil, TNI dan Polri anggota Muspida DIY, dan ibu-ibu PIA Ardhya Garini Pusat serta PIA AG CBS AAU.

Tak ketinggalan untuk lebih menyemarakkan acara yang usai menjelang subuh ini, panitia pun menyediakan berbagai “door prize” menarik dengan hadiah utama berupa TV dan tiga buah sepeda gunung.

 

Baca juga:  TIM INTELEJEN MABES TNI KUKER DI LANUD PALEMBANG

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel