Berita

Pancasila Mampu Menyatukan Bangsa Kita

Dibaca: 25 Oleh 01 Jun 2019Juni 11th, 2019Tidak ada komentar
IMG_0364
#TNIAU 

TNI AU.  Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Sabtu 1 Juni 2019 diselenggarakan di lapangan Upacara Staf II Lanud Sulaiman Upacara yang dihadiri oleh seluruh pejabat dan anggota Lanud Sulaiman Mako Korpaskhas , Pusdiklat Paskhas, Depohar 40 dan Depohar 70, juga yang lebih unik lagi dihadiri oleh sejumlah personel dari Bea Cukai Batam, BNPT, yang sedang melaksanakan cuti Idul Fitri 1440 H di daerah Bandung.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, Komandan Depohar 40 Kolonel Lek Taufik Hidayat selaku inspektur upacara menyampaikan sambutan Kepala BPIP Pada Peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2019 . Melalui sambutan tersebut, Kepala BPIP Hariyono  mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena selama 74 tahun, Pancasila telah bertahan dan tumbuh ditengah deru ombak ideologi. Pancasila telah berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi pondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Selanjutnya, Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. Proses internalisasi sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:  Kunjungan Kerja Wakasau dan Wamenhan RI di Lanud Iswahjudi

Ditambahkanya, berkat Pancasila yang berkeadilan dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah. Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan “Bhinneka Tunggal Ika”.

Diakhir sambutannya, Hariyono menyampaikan dalam konteks itulah, sesuai dengan pesan Presiden Jokowi bahwa Sebagai bangsa besar kita tidak akan meninggalkan sejarah, apa yang oleh Bung Karno pernah disebut “JAS MERAH”. Untuk menghormati jasa pendiri bangsa sekaligus meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara itulah kita memperingati hari kelahiran Pancasila sebagai salah satu kebanggaan nasional (national pride).

Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi “politik harapan” dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai negara bangsa yang inklusif dan tidak chauvinis diperlukan pengelolaan unit kultural dan unit politik secara dialektis. Maksudnya keberagaman yang ada secara alami dan kultural harus dikelola dan dikembangkan untuk membangun “Tamansari Kebudayaan” yang memungkinkan semua mahkluk hidup tumbuh sesuai dengan ekosistem yang sehat.

Baca juga:  Lanud RHF Peringati Nuzulul Qur’an 1440 H dan Berbuka Bersama Anak Yatim

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel