Berita

Pangkalan Udara TNI AU Tanjungpinang Menjadi Pangkalan Udara Raja Haji Fisabilillah (RHF)

Dibaca: 426 Oleh 03 Nov 2016Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Pergantian nama Lanud Tanjungpinang menjadi Pangkalan Udara Raja Haji Fisabilillah (RHF) dilaksanakan melalui Upacara perubahan nama dan penandatangan prasasti, yang dipimpin langsung Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) I, Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., Rabu (2/11) sore.

Pangkopsau I, mengatakan latar belakang pergantian nama Lanud Tanjungpinang berdasarkan pemikiran TNI AU untuk mengganti semua nama-nama pangkalan TNI AU dengan nama tokoh pejuang baik lingkup nasional maupun daerah. Hal itu sebagai wujud penghormatan atas jasa dan pengabdian para tokoh pejuang yang telah berjasa kepada bangsa dan negara.

Nama Lanud Tanjungpinang menjadi Pangkalan Udara Raja Haji Fisabilillah (RHF) dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) nomor Kep/678/ X/ 2016. Untuk itu Pangkoopsau I mejelaskan pergantian nama Lanud tersebut sudah melalui mekanisme koordinasi antara TNI AU, Pemerintah daerah (Pemda), tokoh masyarakat, tokoh agama dan juga ahli waris untuk mengabadikan nama tokoh pejuang daerah RHF.

”Pemilihan nama RHF menjadi pangkalan udara berdasarkan berbagai pertimbangan , khususnya ada keinginan dari masyarakat dan pemerintah daerah untuk mrngabadikan nama pejuang tersebut. Yang mana sebelumnya nama RHF juga sudah dijadikan nama bandara sipil di Tanjungpinang,” demikian Pangkoopsau I menjelaskan.

Baca juga:  Test Kesamaptaan Jasmani Semester I Di Wingdikum

Dalam sejarahnya, RHF adalah putra daerah dan seorang tokoh pejuang yang berasal dari Kota Lama Ulu Sungai Riau. Selain itu, RHF juga salah satu tokoh nasional yang terkenal dalam melawan Belanda di Teluk Ketapang dan juga berhasil membangun Pulau Biram Dewa di sungai Riau Lama.

Sehingga sangatlah tepat nama Pahlawan Raja Haji Fisabilillah diabadikan menjadi nama pangkalan, dengan harapan semoga perubahan nama ini akan menjadi kebanggan masyarakat sekaliguss memacu peningkatan kinerja Lanud dalam kiprah pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Sementara itu, Ahli Waris RHF, Raja Al Hafiz, mengucapkan terima kasih kepada TNI AU yang telah memberikan kepercayaan dengan memberi nama pangkalan udara Raja Haji Fisbilillah. “Mudah-mudahan dengan diabadikannya nama RHF dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara, Khususnya Provinsi Kepri”, ungkap Raja Al Hafiz.

Upacara pergantian nama nama Lanud Tanjungpinang menjadi Pangkalan Udara Raja Haji Fisabilillah (RHF) dihadiri oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Danrem 033/Wp, FKPD para Asisten Koopsau I serta tamu undangna lainnya.

Baca juga:  Lanud Wiriadinata Kembali Laksanakan Vaksinasi di Parigi

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel