Berita

Pangkohanudnas Tutup Latihan Kilat Persada Kohanudnas Tahun 2018

#TNIAU 

TNI AU.  Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., menutup Latihan Kilat Persada Kohanudnas tahun 2018 untuk menguji jajaran Kohanudnas dalam pengamanan dan pengendalian wilayah udara  di Ruang Yudha, Popunas (Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional), Markas Kohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta. Kamis, (13/12). Pangkohanudnas menutup latihan melalui video conference (vicon) dengan empat Panglima Kosekhanudnas I-IV sebagai Wadanlat yang tersebar di Jakarta, Makassar, Medan dan Biak.

 Dalam vicon, Pangkohanudnas selaku Danlat didampingi Kas Kohanudnas Marsma TNI Arif Mustofa, .M.M., pejabat pengawas dan evaluasi maupun pejabat Kohanudnas lainnya. Dijelaskan Pangkohanudnas Latihan Kilat Persada Kohanudnas tahun 2018 merupakan kegiatan laihan tingkat Kohanudnas bertujuan melatih kesiapan unsur-unsur hanud TNI AU dan unsur hanud Kohanudnas beserta jajarannya dalam berkoordinasi untuk melaksanakan operasi hanud, operasi hanud pasif, operasi Pam VVIP serta operasi Pam obvit guna pengamanan wilayah udara nasional secara terpadu dan menyeluruh.

Manuver lapangan Latihan Kilat Persada berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan unsur-unsur hanud di tanah air antara lain pesawat Tempur Sukhoi, F-16, Hawk 100/200, Tucano, Unsur Rudal TNI AD, Kapal Republik Indonesia (KRI), pesawat Boeing 737, Helikopter SAR, Satrad-satrad jajaran Kosekhanudnas I-IV, Lanud Halim Perdanakusuma, Lanud Rusmin Nuryadin, Lanud Sultan Hassanuddin, Lanud Iswahjudi dan Lanud Abdulrahman Shaleh, MCC dan satuan lainnya.

Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) sebagai salah satu komando utama TNI berfungsi sebagai mata dan telinga yang mengawasi berbagai pergerakan pesawat udara yang melintasi di seluruh wilayah udara Indonesia baik asing dalam negeri, sipil maupun militer. Guna melaksanakan tugasnya Kohanudnas didukung oleh unsur-unsur pertahanan udara (hanud) yang ada di tanah air seperti Satuan Radar (Satrad) TNI dan sipil, unsur Lanud, unsur tempur sergap, unsur rudal, unsur arhanud TNI AD, unsur KRI TNI AL, unsur hanud pasif dan lainnya.

Terkait

Komentar