Berita

Pangkoopsau I Buka Latihan Antar Satuan Jalak Sakti 2016

Dibaca: 26 Oleh 09 Jun 2016Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

“Latihan Antar Satuan Koopsau I dengan sandi Jalak Sakti 2016 dimaksudkan untuk memberikan bekal kepada para pelaku agar mampu merencanakan dan melaksanakan operasi udara pada operasi gabungan”, demikian sambutan Pangkoopsau I Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. pada acara pembukaan geladi posko latihan antar satuan Jalak Sakti di Makoopsau I Jakarta, Selasa (26/4).

Latihan antar satuan Jalak Sakti tahun 2016, merupakan Program Kerja Koopsau I TA. 2016, bertujuan meningkatkan dan menguji kemampuan Kotama TNI AU dalam merencanakan, melaksanakan serta mengendalikan mekanisme kegiatan operasi udara secara tepat guna dan berhasil guna dalam rangka menghadapi kemungkinan kontijensi yang diperkirakan terjadi, serta meningkatkan kemampuan tempur personel dan satuan jajaran Koopsau I dengan segala aspek pendukungnya.

Tema yang diangkat untuk latihan kali ini adalah “Koopsau I beserta unsur-unsur jajarannya melaksanakan operasi udara di wilayah yang menjadi tangung jawabnya guna mendukung tugas-tugas TNI”. Turut hadir dalam acara pembukaan latihan tersebut antara lain Kas Koopsau I Marsekal Pertama TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.D.S., Komandan Lanud Atang Sendjaya Marsekal Pertama TNI Hari Budianto, para komandan, Wasdal, Penilai dan pelaku.

Baca juga:  Upacara Pembukaan Latihan Phh Dan Hanlan Di Lanud Timika

Latihan Jalak Sakti 2016 dilaksanakan dengan rangkaian mulai dari Geladi Posko, Tactical Air Manuvering Game (TAMG) di Makoopsau I, kemudian dilanjutkan dengan manuver lapangan yang akan berlangsung di lanud ASH dengan mengambil lokasi pemebakan di Buding Tanjung Pandan. “Manuver lapangan ini sangatlah penting, karena selain untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan operasional satuan-satuan jajaran Koopsau I, juga untuk mengantisipasi kemungkinan ancaman yang terjadi di wilayah tanggung jawab Koopsau I”, ungkap Asops Kaskoopsau I Kolonel Pnb I Made Susila selaku Direktur Latihan kepada Kapen Koopsau I.

Pangkoopsau I dalam sambutannya menjelaskan latar belakang pemikiran tentang pentingnya latihan, dimana dinamika perkembangan lingkungan strategis berpengaruh langsung terhadap situasi regional di kawasan Asia Tenggara. Dalam tataran regional saat ini terjadi benturan kepentingan negara-negara terkait, seperti AS dan Tiongkok serta negara-negara pantai yang berkepentingan terhadap kawasan Laut China Selatan, yang dapat menyeret negara-negara di sekitar kawasan untuk terlibat konflik secara terbuka dengan melibatkan kekuatan militer yang dapat berdampak kepada Indonesia baik secara langsung maupun tidak langsung.

Baca juga:  Komandan Lanud Sjamsudin Noor Sambut Kedatangan Kasau

“Dihadapkan pada perkembangan situasi dan kondisi tersebut, Koopsau I sebagai Kotama Operasi TNI harus mampu mengantisipasi dan merespon segala kemungkinan ancaman yang dapat terjadi di wilayahnya. Untuk itu perlu dirumuskan proses perencanaan dan pelaksanaan operasi udara melalui latihan antar satuan dalam rangka proyeksi penggunaan kekuatan ke daerah operasi yang bersifat taktis maupun strategis”, tegas alumnus AAU 1986 tersebut.

Latihan antar satuan dimaksudkan agar seluruh satuan terlibat yang berada dibawah jajaran Koopsau I memiliki kemampuan dalam proses perencanaan, persiapan dan pelaksanaan operasi serta kesiagaan yang mampu menghadapi kontijensi yang mungkin terjadi dalam rangka mendukung tugas pokok TNI. Dalam rencana konsep umum latihan terbagi dalam beberapa tahapan yaitu: .Tahap I (perencanaan latihan) tanggal 31 Maret s.d 17 Mei 2016 mulai dari kegiatan menerima direktif latihan sampai paparan naskah latihan, kemudian Tahap II (persiapan latihan) tanggal 18 – 20 Mei 2016 dengan kegiatan gelar dan uji komlek geladi posko, penataran wasdal dan pelaku dan persiapan ruang kolat/wasdal dan pelaku. Selanjutnya Tahap II (pelaksanaan Geladi Posko I, TAMG dan geladi lapang) tanggal 23 Mei s.d 4 Juni 2016, serta Tahap IV (pengakhiran) tanggal 8 s.d 10 juni 2016 dengan kegiatan kaji ulang, pembuatan laporan dan pembubaran kolat.

Baca juga:  DANLANUD ABD BERIKAN PERUNGGU KEPADA KADRON UDARA 4

Mengakhiri sambutannya, Pangkoopsau I menegaskan bahwa, tujuan latihan akan dapat tercapai apabila para peserta dapat memanfaatkan seluruh kegiatan latihan dengan serius dan maksimal, karena latihan ini merupakan ajang terbentuknya kepercayaan diri, dalam penangkalan dan penindakan terhadap segala bentuk ancaman yang mungkin terjadi di wilayah Koopsau I.

“Tujuan latihan antar satuan Jalak Sakti tahun 2016 adalah meningkatkan dan menguji kemampuan Kotama TNI AU dalam merencanakan, melaksanakan serta mengendalikan mekanisme kegiatan operasi udara secara tepat guna dan berhasil guna dalam rangka menghadapi kemungkinan kontijensi yang diperkirakan terjadi, serta meningkatkan kemampuan tempur personel dan satuan jajaran Koopsau I dengan segala aspek pendukungnya”, pungkas Direktur Latihan Kolonel Pnb I Made Susila.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel