Berita

Pangkoopsau I Pimpin Langsung Evakuasi Pesawat F-16 Yang Mengalami Insiden

Dibaca: 25 Oleh 16 Mar 2017Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Setelah menerima laporan incident tergelincirnya Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon yang terjadi di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin-Pekanbaru, Panglima Koopsau I, Marsekal Pertama TNI Imran Baidirus. S.E menuju Lanud Rsn untuk melakukan pengecekan langsung sekaligus memimpin evakuasi pesawat tersebut menuju hanggar Skadron Udara 16 Lanud Rsn. (15/03).

Peristiwa insiden pesawat F-16 Fighting Falcon dengan nomor TS-1603 mengalami insiden tergelincir di ujung runway 18 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Kejadian tersebut menurut Press Release yang dikeluarkan Mabesau Pesawat yang diawaki oleh Mayor Pnb Andri (jabatan Kasiops Skadron Udara 16) dan Lettu Pnb Marko (siswa konversi) untuk melaksanakan misi latihan, T/O 09.49 UTC, L/D 10.24 UTC dan sesaat setelah mendarat pesawat over run pada run way 18 dan mengalami keluar landasan lebih kurang 200 meter, kondisi kedua penerbang selamat dan tidak terluka, sementara badan pesawat masih tetap berada di ujung RW 18 untuk selanjutnya dilakukan evakuasi.

Sesaat setelah kejadian tergelincirnya pesawat F-16, guna menjaga keselamatan penerbangan sipil lainnya yang akan take off landing, oleh pihak otoritas bandara operasi bandara sempat ditutup sebentar pada pukul 17.24 WIB sampai dengan pukul 18.25 wib. Pada pukul 18.25 wib aktifitas bandara dibuka kembali dan sudah siap untuk operasional, tercatat ada 12 buah maskapai penerbangan yang datang dan landing.

Baca juga:  Pia Ardhya Garini Bakorcab Bogor Sambangi Panti Sosial Tresna Werdha Bhakti Mulya

Setelah pesawat terakhir Batik Air landing Pada pukul 21.52 wib, maka proses evakuasi dilakukan yang dipimpin langsung oleh Panglima Koopsau I Marsma TNI Imran Baidirus, S.E yang beberapa saat setelah kejadian terbang langsung ke Lanud RSN dan Komandan Lanud RSN Marsma TNI Henri Alfiandi. Pukul 22.05 wib evakuasi dimulai, pesawat berhasil diangkat ke ujung landasan dengan bantuan alat berat (Crane) dan pukul 01.40 wib pesawat sudah reposisi untuk selanjutnya ditarik menuju hanggar Skadron Udara 16. Pada pukul 02.40 wib proses evakuasi selesai dan pesawat saat ini berada di Shelter Skadron Udara 16. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan tahap penyelidikan untuk mengetahui penyebab terjadinya insiden.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel