Berita

Pangkoopsau I Resmikan Prasasti di Lokasi Pemakaman Korban C-130 Hercules A-1310 di Lanud Suwondo

Dibaca: 5 Oleh 19 Jul 2016Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Pangkoopsau I Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M. pagi ini bertolak ke Lanud Suwondo Medan dalam rangka kunjungan kerja ke satuan jajaran Koopsau I, guna melihat secara langsung kondisi dan permasalahan yang ada di lapangan (18/7). Pangkoopsau I beserta ibu Ayu Yuyu Sutisna dan rombongan antara lain Asren, Aslog Kaskoopsau I, Kakum dan staf Diskumau, bertolak dengan menggunakan pesawat C-130 Hercules A-1341 pukul 09.00 Wib menuju lanud Suwondo Medan.

Setelah disambut oleh Komandan Lanud Suwondo, siangnya Pangkoopsau I meresmikan prasasti di lokasi pemakaman jenazah yang menjadi korban dari musibah kecelakaan pesawat C-130 Hercules A-1310. Dilokasi pemakaman tersebut terdapat tujuh jenazah yang dimakamkan secara masal yaitu almarhum Defri, Orai Sri Ramdani, Wan Despita, Raisa Purba, Sufiah Mirawati, Siti Sarah Saragih dan Diah Catur Khairani.

Musibah terhadap pesawat C-130 Hercules dengan tail number A-1310 ini, terjadi pada hari selasa siang, tanggal 30 juni 2015 yang lalu, ketika sedang melaksanakan misi rutin penerbangan angkutan umum militer (paum), mengalami musibah dan jatuh di jalan Jamin Ginting, Padang Bulan,sesaat setelah lepas landas dari lanud Soewondo.

Baca juga:  Jabatan Kepala Dinas Personel Lanud J.A. Dimara Diserah Terimakan

Terkait jatuhnya pesawat tersebut, Pangkoopsau I menjelaskan, bahwa dalam setiap misi penerbangan yang dilaksanakan oleh TNI AU, telah direncanakan dengan baik dan matang, termasuk dengan kesiapan alutsista yang digunakan. Demikian juga halnya dengan pesawat Hercules A-1310, seluruh personel awak pesawat dan pendukung, sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Namun pada kenyataannya, Tuhan berkehendak lain, terjadi peristiwa yang tidak kita inginkan bersama, pesawat hercules yang melaksanakan misi penerbangan tersebut, mengalami musibah yang mengakibatkan korban jiwa dan materi.

Dari 131 jenazah yang menjadi korban, terdapat 7 jenazah yang belum teridentifikasi dan sesuai rekomendasi dari tim DVI Polda Sumatera Utara, bahwa melihat kondisi jenazah yang sudah tidak memungkinkan untuk di identifikasi lagi, maka ketujuh jenazah tersebut diputuskan untuk dimakamkan secara massal. Setelah berkoordinasi dengan semua pihak terkait, termasuk pihak keluarga korban, sebagai upaya jalan terbaik, maka disepakati untuk malaksanakan pemakaman secara bersama-sama bagi ketujuh jenazah yang tidak teridentifikasi pada tanggal 29 oktober 2015.

Baca juga:  PRAJURIT TNI KALBAR SUMBANGKAN DARAH KE PMI

Untuk mengenang dan menghormati ketujuh jenazah tersebut, maka atas prakarsa Komandan Lanud Suwondo, dibangun prasasti dilokasi pemakaman yang berada tidak jauh dari lanud dan pada hari ini Pangkoopsau I meresmikan prasasti tersebut.

“TNI Angkatan Udara, khususnya Koopsau I beserta jajaran, dengan penuh rasa duka yang mendalam serta selalu mendoakan untuk ketujuh saudara kita, dan para korban yang lainnya, agar mendapatkan tempat yang layak disisi tuhan yangmaha esa”, pungkas Marsekal Muda Yuyu Sutisna mengakhiri sambutannya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel